mediabogor.com, Bogor – Kualitas dan kuantitas tidur tentunya penting sekali bagi kesehatan tubuh kita. Dianjurkan, orang dewasa tidur selama 6 sampai 8 jam setiap malam, sudah terbukti bahwa kurangnya waktu tidur mempunyai dampak buruk pada kesehatan. Namun, bagaimana dengan terlalu banyak tidur? Mungkin di antara kita ada yang berpikir “mana mungkin?” karena merasa selalu kurang tidur. Coba Anda ingat-ingat, padatnya jadwal seringkali membuat Anda harus tidur larut malam dan bangun pagi. Karenanya, akhir pekan merupakan waktu dimana Anda ‘balas dendam’ dengan tidur seharian. Hati-hati, karena inilah efek dari waktu tidur yang terlalu lama. Seperti dilansir dari HuffingtonPost.com,

1. Tidur terlalu banyak bisa meningkatkan resiko depresi

studi pada tahun 2014 membuktikan, seseorang yang tidur terlalu lama mengalami peningkatan gejala depresi. Partisipan studi yang tidurselama tujuh sampai sembilan jam semalam terbukti mengalami 27 persen gejala depresi, sedangkan mereka yang tidur lebih dari sembilan jam mengalami 49 persen.

2. Bisa melemahkan fungsi otak

Studi pada tahun 2012 menemukan bahwa diantara wanita usia lanjut, tidur terlalu lama memperburuk fungsi otak pada jangka waktu 6 tahun.

3. Meningkatkan resiko diabetes

Dalam sebuah penelitian dari Quebec, tim riset menemukan bahwa orang-orang yang tidur lebih dari delapan jam per malam memiliki resiko terkena diabetes tipe dua dibanding mereka yang lebih singkat waktu tidurnya.

4. Bisa mengakibatkan naiknya berat badan

Tim riset yang sama juga memantau berat badan para orang dewasa Quebec selama enam tahun tersebut. Hasilnya, mereka yang tidur terlalu sedikit atau terlalu banyak rata-rata mengalami kenaikan berat badan sebanyak 5 kilogram, walaupun aktifitas fisik dan asupan makanannya sama.

5. Bisa berakibat pada jantung

Menurut riset yang dilakukan olehAmerican College of Cardiology tahun 2012 lali, tidur lebih dari delapan jam per malam mempunyai kaitan dengan meningkatnya resiko masalah jantung. Riset itu mengumpulkan lebih dari 3000 orang dan menemukan bahwa mereka yang tidur lama memiliki resiko terkena angina dua kali lebih banyak. (Rangga)