mediabogor.com, Bogor – Walikota Bogor, Bima Arya, meminta kepada Lurah Baranangsiang dan Camat Bogor Timur untuk menyiapkan skenario relokasi pedagang kaki lima (PKL), khususnya yang berjualan di depan SDN Bangka. Hal ini disampaikan saat mengunjungi Kelurahan Baranangsiang tadi siang (8/9), menurut orang nomor satu di Kota Bogor ini, karena mulai dari pintu keluar tol Baranangsiang hingga kawasan Jalan Otista itu sebagai pintu gerbang Kota Bogor. “Kelurahan Baranangsiang ini sekarang menjadi pintu gerbang Kota Bogor. Karena itu sekarang Pemkot Bogor sedang berjuang untuk menatanya,” sampainya.

Kini Hadir Aplikasi Mobile Play Store Media Bogor

Nantinya para PKL ini, lanjut Bima, berencana akan dipindahkan di Babakan Pendeuy. “PKL ini harus dipikirkan untuk ditempatkan dimana. Meski sudah ada opsi untuk ditempatkan ke Jalan Bangka atau yang dibawahnya di Babakan Pendeuy,” lanjutnya.

Beredar kabar kalau penataan sekitar kawasan Baranangsiang dan Jl. Otista itu dikaitkan dengan keberadaan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang kini tinggal di Istana Bogor, Bima Arya pun menampiknya. “Saya seringkali mendengar soal itu, padahal penataan di seputar kawasan Baranangsiang dan sekitarnya itu bukan semata karena adanya Pak Jokowi. Tapi ini supaya lebih tertata, nyaman, dan secara estetika juga enak dilihat. Oleh karena itu, saya juga minta kepada lurah dan camat untuk ikut menata kawasan itu,” tandasnya. (Rangga)

TINGGALKAN KOMENTAR