Mediabogor.com, Bogor – Cabang olahraga (cabor) eksebisi barongsai Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat 2016 resmi dihelat hari ini, 22 sampai 25 September 2016. Pemukulan tambur dan sambutan riuh tepuk tangan tandai pembukaan di Indoor Hall A GOR Pajajaran Kota Bogor.

Wakil Ketua Umum Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI), Haris Chandra mengungkapkan, eksibisi barongsai PON XIX menjadi catatan sejarah bagi insan barongsai Indonesia. Pasalnya, untuk kali pertama barongsai masuk sebagai salah satu cabor yang akan dipertandingkan setelah ditetapkan secara resmi menjadi anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Menurutnya, Indonesia sebagai salah satu negara yang aktif dalam percaturan barongsai dan liong di dunia bersama Tiongkok, Taiwan, Singapure dan Malaysia, memiliki potensi prestasi sangat besar. Terbukti beberapa kali pernah menyabet gelar juara dunia. “Melihat hal tersebut barongsai menjadi sumber perolehan medali dan prestasi yang amat potensial dimasa mendatang baik di dalam negeri maupun luar negeri,” katanya, Kamis (22/09/2016).

Sementara Ketua Penyelenggara Eksibisi Barongsai PON XIX  Arifin Himawan, mengatakan, ada 712 atlit dari 15 provinsi yang mengikuti eksibisi barongsai. Ke-15 Pengprov itu, Jawa Tengah, Lampung, Kalimantan Timur, Bali, Jawa Barat 2, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat 1, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Jawa Timur, Aceh, Bangka Belitung, Kalimantan Utara dan Sumatera barat.

“Berbeda dimasa sebelumnya, nomor-nomor yang dipertandingkan amat terbatas. Namun sekarang jumlah yang dipertandingkan bervariasi dan banyak. Ada 9 kategori yang dipertandingkan yaitu kategori Naga Taulu bebas, Naga Halang Rintang, Naga Kecepatan, Barongsai Tradisional dan Barongsai Taulu Bebas,” ujarnya.

Arifin juga mengungkapkan, Kota Bogor sangat merasa bangga mendapat kesempatan untuk menjadi tuan rumah dalam PON XIX Jawa Barat 2016. Ini diharapkan bisa menjadi barometer untuk mengukur keberhasilan bagi para atlit masing-masing daerah.
“Semoga semangat sportifitas keharmonisan dan kebersamaan yang diperlihatkan oleh para atlit semakin menjadi kekuatan persatuan bangsa. Dan cabor barongsai ikut berjaya di tanah legenda Kota Bogor dari bumi Jawa Barat,” ujar Arifin.

Hadir pada pembukaan, Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman, Dandim 0606/Kota Bogor Letkol Inf. Mukhamad Albar, Kapolres Bogor Kota AKBP Muhammad Darwin, perwakilan Lanud Atang Sanjaya dan Korem 061/Suryakencana serta pengurus besar Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI).

Wakil Walikota Bogor Usmar Harimar mengatakan, barongsai sudah sangat layak untuk menjadi salah satu cabor yang dipertandingkan di PON. Selain ada nilai budaya juga prestasi di olahraga ini, bahkan hampir 50 persen provinsi mengikuti cabor eksibisi barongsai. “Semoga pada PON XX Papua tahun 2020 mendatang dapat diikuti oleh peserta dari seluruh provinsi di indonesia. (*).