Media Bogor

mediabogor.com Bogor- Dalam rangka HUT ke 48, BPJS Kesehatan menggelar Program promotif preventif deteksi dini kanker leher rahim IVA dan Papsmear, di Puskesmas Sindangbarang, Kecamatan Bogor Barat, Jumat (29/16). Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Utama (KCU) Bogor, Mahat Kusumadi menjelaskan, jumlah kasus kanker serviks (terhitung Januari – Juni 2016) di tingkat pelayanan rawat jalan tingkat lanjutan mencapai 45.006 kasus. “Dengan total biaya sekitar Rp.33,4 miliar, sementara di tingkat rawat inap ada 9.381 kasus dengan total biaya sekitar Rp51,3 miliar,” kata Mahat.

Kini Hadir Aplikasi Mobile Play Store Media Bogor

Untuk itu, BPJS Kesehatan dalam program JKN KIS memperluas cakupan screening kanker rahim  dengan pemeriksaan IVA dan Papsmear. BPJS Kesehatan, lanjut Mahat, menyiapkan 1.558 titik layanan IVA dan Papsmear di seluruh Indonesia. ”Deteksi dini kanker serviks masuk dalam skema pembiayaan program JKN-KIS, sehingga peserta JKN- KIS yang ingin melakukan deteksi dini kanker serviks tidak perlu lagi mengeluarkan uang,” jelasnya pada mediabogor.com. Dia melanjutkan, di wilayah Bogor sendiri ada 4 titik yang menggelar acara serupa yakni, Puskesmas Sindang Barang, PT Unitex, Balai Desa Purasari dan PT Mitra Garindo Perkasa.

Mahat Juga menjelaskan, kanker serviks umumnya baru terdeteksi ketika sudah stadium lanjut, di mana proses pengobatan yang harus dilakukan menjadi lebih sulit dan biayanya pun menjadi lebih mahal. “Caranya dengan melakukan deteksi dini dan pemberian vaksinasi. Peserta JKN-KIS dapat memeriksakan diri terhadap resiko penyakit kanker leher rahim ini di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) atau sarana penunjang lain yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan,” tutupnya.

Foto:Utay.

TINGGALKAN KOMENTAR