mediabogor.com, Bogor – Walikota Bogor, Bima Arya, angkat bicara mengenai perkembangan Kota Bogor yang semakin meningkat disetiap tahunnya. Dia menegaskan Kota Bogor tidak didesain sebagai kota metropolitan, melainkan sebagai kota peristirahatan. Apalagi kini jumlah penduduk Kota Bogor telah mencapai angka satu juta jiwa. “Apalagi semua (investor) ingin membangunnya di pusat kota. Maka kalau tidak diantisipasi sejak sekarang, Kota Bogor nantinya mungkin akan menjadi lautan ruko, angkutan kota, dan lautan pedagang kaki lima,” ungkapnya saat mengisi sesi sebagai narasumber dalam Diklatpim IV di Pusdiklat Pelni, tadi pagi (05/08).

Kini Hadir Aplikasi Mobile Play Store Media Bogor

Oleh karena itu, lanjutnya, grand design utama Kota Hujan saat ini adalah melakukan redistribusi pergerakan manusia dan pembangunan pusat kota ke wilayah pinggiran kota. Sehingga semua aktivitas warga tidak terpusat di tengah kota. “Ini juga sesuai dengan identitas dan karakter Kota Bogor. Yaitu sebagai kota cerdas (smart city), kota pusaka (heritage city), dan kota hijau (green city). Jadi seluruh pergerakan pembangunan Kota Bogor diarahkan dengan ketiga hal tersebut,” tandasnya. (Rangga)

Foto:Rangga Firmansyah

TINGGALKAN KOMENTAR