mediabogor.com, Bogor – Progres pekerjaan pedestrian sekitar Kebun Raya Bogor (KRB) dinilai lamban, hal tersebut dikemukakan oleh Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman, seusai melakukan rapat evaluasi dengan PPK dan konsultan pengawas kaitan pembangunan pedestrian diseputaran Kebun Raya Bogor (KRB) tersebut. Menurutnya, pembangunan pedestrian itu harus sudah mencapai lebih dari 20 persen, karena terhitung dari nilai uang muka yang diberikan sebesar 20 persen. Tak hanya itu, pada 27 Agutus kemarin, kontraktor mendapatkan dana tambahan sebesar 7 persen padahal pengerjaan pembangunan belum mencapai target. “Hasil dari rapat mengecewakan semua. Untuk pedestrian di seputaran KRB harus dimobilisasi besar-besaran walaupun sekarang sudah dibagi lima titik pengerjaan tapi itu semua belum menunjukan progress pekerjaan. Bahkan pekerjaan dari kontraktor itupun masih acak-acakan,” sesalnya.

Kini Hadir Aplikasi Mobile Play Store Media Bogor

Pada saat sidak pertama Politisi Partai Demokrat ini sudah mengingatkan kepada sang kontraktor, pada awal Agustus agar pengerjaan dilakukan dengan hati-hati dan sesuai target. “Untuk pedestrian catatan terberat harus memobilisasi besar-besaran. Intinya mereka harus sebandingkan pekerjaan dengan uang rakyat yang diterima yaitu 20 persen plus 7 persen yang sekarang lagi proses pencairan,” lanjutnya.

Untuk saat ini, lanjut Usmar, memang tidak ada penalty karena tunggu kontrak selesai jika ada penambahan atau pengurangan dalam pembangunan itu. Sementara, target pembangunan sendiri diperkirakan selesai hingga Desember mendatang dengan anggaran sebesar Rp32miliar. “Nah, untuk pembangunan pedestrian tinggal dikomunikasi dengan PPK. Proses payment itupun harus ditunda dulu. Karena pekerjaannya baru 7 persen seperti untuk pengerjaan pemasangan andesit , gorong-gorong dan lainnya,” tandasnya. (Rangga)

TINGGALKAN KOMENTAR