Media Bogor

Mediabogor.com, Bogor – Aquscape atau aquarium yang dihias sedemikian rupa sehingga membentuk ekosistem air yang cantik, sejak dahulu terkenal sebagai hobi yang cukup mahal. Bagaimana tidak, hobis harus membeli sejumlah perlatan dengan harga yang cukup mahal agar setiap mahluk yang ada di dalamnya tetap hidup dan berkembang, sehingga keindahan dunia bawah air bisa dinikmati. Namun, hal tersebut tidak berlaku bagi Firmansyah, pemilik gerai aquascape dengan nama Photuluci Aquatic di Depo Pemasaran Ikan Hias, Jalan Bina Marga, Baranang Siang, Bogor Timur ini sukses meramaikan dunia aquarium hias di Jabodetabek. “Kalau aquascape yang benar dan baik itu pasti mahal, namanya hoby gak ada yg murah. Cuma kalau mau mencoba, bisa kok biayanya sekitar Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta kita udah bisa main,” jelas pria kelahiran 29 tahun silam ini.
Menurut jebolan Teknologi Produksi dan Manajemen Perikanan Budidaya IPB itu teknik Low Price memang baru bisa diterapkan oleh yang cukup berpengalaman. “Lebih ke low maintenance low price. Harganya juga murah otomatis. Ya pasti itu tidak memakai peralatan atau equipment yang mahal. Equipment yang baik ditambah pemeilihan tanaman , yang intinya agak sedikit mahalnya ada di CO2 itu,” paparnya.

Selain itu kata dia, hobis juga wajib memperhatikan pemakaian peralatan tersebut agar maintenance-nya tidak mahal. “Irit kalau pakai tabung, pemakaian 1 tabung 5 kg biasanya 8 sampai 12 bulan. Kan ada yang pakai soda ragi, gula, dan bikin lagi kalau habis. Agak ribet lah. Tapi kalau pakai tabung gampang simple. Memang awalnya saja mahal tapi buat kesananya murah. Isi ulangnya juga murah, isi ulangnya bisa sampai setahun lagi,” ungkapnya.

Tabung yang diugunakan kata dia, adalah yang memiliki sistem otomatis. “Sistemnya buka tutup, ngatur sendiri . Jadi jam berapa kita setting CO2 itu nyala, nanti jam berapa mati sendiri,” singkatnya. Pemakaian lampu LED pun sebenernya, kata Firman, tidak boros. “Gak boros paling cuma lampu, sama mesin doang. Mesin 15 watt, lampu yang 30 cm juga paling hanya 12 watt, 8 watt juga bisa,” imbuhnya.

Sejak awal berdrinya, menurut Firman, Photuluci Aquatic yang sudah merambah pasar Jabodetabek serta Kalimantan ini memberikan tips mudah bagi para pemula. “Cari informasi tentang aquascape di mana saja, sekarang di internet juga banyak. Terus yang paling penting saba, karena aquascape itu bukan hobi yang kita beli langsung jadi, kita butuh ngerawat juga butuh maintanace juga, dan biasanya rata-rata kalau udah sekali coba bisa ketagihan tanknya,” nasihatnya.

Selain itu dia juga berharap Pemerintah Kota Bogor bisa lebih memperhatikan budidaya ikan hias. Menurutnya, berbagai event yang sudah pernah digelar merupakan swadaya para pedagang yang terkumpul dalam beberapa komunitas ataupun personal. “Di Bogor sendiri bukan pemerintah yang ngadain, itu IPB yang ngadain. Untuk promonya sendiri dari Pemerintah Bogor kurang ya. Harapannya kalau ada kontes, pamerannya bisa dibantu lah,” tutupnya. (RN)

TINGGALKAN KOMENTAR