mediabogor.com, Bogor – Ramainya Pedagang Kaki Lima (PKL) dadakan pada saat bulan Ramadhan yang menjajakan menu-menu berbuka puasa begitu menjamur, sebutlah dibeberapa titik di Kota Bogor seperti Jl. Bangbarung, Yasmin, Jl. R3, dan disejumlah titik lainnya. Hal itu membuat Pemkot Bogor dalam hal ini Dinas Kesehatan Kota Bogor, Satpol PP Kota Bogor dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bogor, akan melakukan pengecekan atas mutu makanan yang diperjualkan.

“Dalam tiga hari ini kita akan sidak ta’jil dan makanan matang bersama pihak-pihak terkait, sebelumnya untuk bahan mentahnya sudah kita ambil sampel di Ps. Anyar tadi malam seperti, mie, telur, tahu dan lainnya, kita sudah masukan ke lab dan hasilnya akan keluar empat hari,” ujar Rubaeah, Ka. Dinas Kesehatan kepada mediabogor.com tadi siang(14/6) yang ditemui selepas rapat Paripurna di Gd. DPRD Kota Bogor.

Pihaknya pun akan melakukan penghimbauan terhadap para PKL yang didapati produknya yang tidak sesuai dengan mutu standar yang ada. “Kita cek dulu, apakah dia produksi sendiri atau dari produsen lain, jika ditemukan satu produsen yah kita tutup produsennya. Kita akan himbau dan melakukan pengarahan, pokoknya dilihat dari hasilnya dulu saja,” tandasnya. (Rangga)

Foto:Rangga Firmansyah