mediabogor.com, Bogor – Siang tadi (8/7) berlokasi di Jl. Raya Tajur (Depan Auto 2000), Bogor, tengah digelar Operasi gabungan bagi Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU). Kegiatan Giat ini upaya dari pemerintah dalam meningkatkan pajak kendaraan, operasi KTMDU sendiri digelar secara gabungan dengan melibatkan, Satlantas Polres Bogor Kota, Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) Kota Bogor, Detasemen Polisi Militer (Denpom), Satuan Manunggal Satu Atap (Samsat) dan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Jawa Barat. Kepala Bagian Operasi (KBO) Satlantas Polres Bogor Kota, IPDA Budi Surahman mengatakan, operasi tersebut dilaksanakan tiga kali selama dua minggu. “Ini dilakukan secara gabungan, kami melakukan pemeriksaan bagi kelengkapan surat-surat dan pajak kendaraannya, sementara DLLAJ memeriksa masa berlakunya izin trayek pengujian kendaraan dan pajak kendaraannya,” sampainya.

Lanjut Budi, pihaknya akan tetap memberlakukan sanksi tilang bagi Kendaraan yang melanggar lalu lintas secara fatal. “Kalau memang pengemudi melanggar, tidak punya SIM, tidak pakai helm atau tidak bawa sura-surat lainnya, kami tetap tilang karena itu kewajiban yang harus dipatuhi dan untuk¬† ketertiban berlaku lintas,” tegasnya.

Sementara itu terpisah, bagian Tata Usaha Diapenda Jawa Barat Wilayah Kota Bogor, Angga Parthagama mengatakan, bagi kendaraan yang terjaring dan belum melakukan daftar ulang maka bisa melakukan pembayaran pajak di tempat, tentunya dengan persyaratan yang sangat mudah. “Hanya cukup memperlihatkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan KTP asli, maka penbayaran pajak bisa dilakukan ditempat,” imbuhnya.

Bagi pengendara yang terjaring¬† operasi dan pajak kendaraannya mati tetapi tidak membawa uang maka Angga menambahkan, akan dibuatkan surat perjanjian kapan akan melakukan pemmbayaran pajak serta STNK ditahan. “Nanti tinggal ke Dispenda dan memperlihatkan surat perjanjian, proses daftar ulang akan langsung di proses,” tandasnya. (Rangga)

Foto:Rangga Firmansyah