Mediabogor.com, Bogor – Dalam rangka memberikan update seputar pelaksanaan program Partnership in Diabetes Control in Indonesia (PDCI), bersama dengan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (Perkeni) beserta cabangnya di seluruh Indonesia dan Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), Sanofi Indonesia menyelenggarakan seminar media yang bertempat di hotel Bogor Icon, (30/7).

Program PDCI yang diluncurkan tahun 2012 ini ditujukan untuk menjawab tantangan kesehatan yang ada di Indonesia, khususnya dalam hal penanganan penyakit diabetes, dan direncanakan selesai pelaksanaannya pada akhir tahun 2016 mendatang. Sebagai salah satu dari program Corporare Social Responsibility (CSR) Sanofi Indonesia, PDCI sendiri merupakan program pelatihan periode 5 tahun bagi 5.000 dokter umum dan 500 dokter penyakit dalam, guna meningkatan kapasitas dalam tata laksana penyakit diabetes di Indonesia.

Faktanya 347 juta orang di seluruh dunia menderita diabetes dan berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh International Diabetes Federation (IDF) tahun 2015, jumlah penderita diabetes di Indonesia mencapai kurang lebih 10 juta pasien. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular, Kementrian Republik Indonesia, dr. Lily Sriwahyuni Sulistyowati, MM. Mengatakan, “penyakit tidak menular masih menjadi perhatian utama pemerintah, dimana diabetes sendiri meruoakan penyebab kematian nomor 3 terbesar setelah stroke dan jantung koroner,” Kondisi ini pun sangat mengkhawatirkan, terutama mengingat baru 1/3 penyandang diabetes di Indonesia yang terdiagnosis dan mengkonsumsi obat, sementara menurutnya hanya 2/3 lainnya dikhawatirkan sudah berada pada tahap lanjut yang disertai dengan komplikasi, kecacatan, ataupun kematian dini. (IB)

Foto: Indra