mediabogor.com, Bogor – Sesuai dengan pemberitaan sebelumnya mengenai akan adanya inspeksi mendadak perihal jajanan berbuka puasa atau yang sering disebut dengan ta’jil, sore tadi (16/6) Disperindag Kota Bogor bersama Dinas Kesehatan Kota Bogor, mensidak beberapa ta’jil di sekitaran Jl. Achmad Sobana, Bantarjati, tepatnya di depan Mesjid Ar-Rahman.

Dalam hasil sidak ditemukan dua makanan yang positif mengandung borax. “Hasil sementara baru dua produk yang berbahaya, yang nengandung borak yaitu otak-otak dan lontong isi sayur. Ternyata kedua penjual itu ada yang membuat sendiri dan ada yang dibuatkan dengan ibunya,” tutur Mangahit Sinaga, Kabid Perdagangan Disperindag Kota Bogor.

Adapun sangsi yang diberikan, lanjut Sinaga, hanya berupa teguran saja. “Kita hanya melakukan peneguran saja dan mengambil semua dagangan yang ada. Kalau mau pake undang-undang yang berlaku itukan harus bayar 2M,”lanjutnya. Dari hasil sidak, didapati 8 sampel produk makanan yang diambil secara acak, adapun produk yang masih diuji lab antara lain, mie glosor, kerupuk kuning, usus, dan ikan basah. (Rangga)

Foto:Rangga Firmansyah