mediabogor.com, Bogor- Terkait isu yang saat ini berhembus di masyarakat soal kemeriahan perayaan Takbiran dan Idul Fitri seperti pesta budaya Cap Go Meh, Pengamat Sosial dan Keislaman, Iwan Januar memberikan pendapat bahwa, Takbiran dan Idul Fitri adalah ibadah kaum Muslimin, dan sudah seharusnya umat Islam merayakannya dengan penuh sukacita dengan menampakkan syiar-syiar keislaman. “Dengan ramainya syiar keislaman pada saat itu akan memperlihatkan persatuan umat tidak ada paksaan dalam agama,” jelas Iwan pada mediabogor.com.

Iwan melanjutkan, sebagai kaum muslimin, sudah sepatutnya untuk menjaga akidah Islam dengan tidak terlibat dalam perayaan umat lain. “Silahkan mereka merayakan hari raya mereka seperti perayaan budaya Cap Go meh, dan sebagainya, cukuplah yang Muslim menjaga ketertiban dan berada di rumah masing masing, merayakan dengan keluarga dan kerabat serta tetangga, pasti lebih khusu,” tegas Iwan. Dia melanjutkan, dalam kegiatan takbiran, tidak boleh memaksa umat Non Muslim untuk ikut merayakannya juga. Prinsip agama kita jelas; “laa ikroha fid din. Tidak ada paksaan dalam agama,” tutup Iwan. (Ut)

Berita Tentang Takbiran Semeriah Cap Go Meh

Foto: Doc. Iwan Januar