mediabogor.com, Bogor – Sniper Cafe, yang sabtu (2/7) lalu di sidak oleh Polres Bogor Kota yang didampingi pula oleh Ketua DPRD Kota Bogor, Untung Maryono, masih menyimpan tanda tanya besar. Sebab, sebelum penindakan tersebut kata Untung, pihaknya telah mendapati cafe tersebut menjual minuman beralkohol dan akttifitas live musik (DJ) pada bulan Ramadhan. “Intinya kita kan sudah pake aturan, keputusan Muspida jelas, H+3 sesudah lebaran. Disisi lain sudah mengikuti aturan tapi disisi lain belum ada yang mengikuti aturan, berarti cafe (Sniper cafe) ini telah mengabaikan aturan, kenapa ini masih buka, ada apa? Siapa dibelakangnya?,” tegasnya.

Untuk menghindari kecemburuan sosial terhadap sesama pengusaha THM, Untung sangat menegaskan bahwa tindakan lebih tegas dari Pemkot Bogor harus dilakukan. “Yang sudah mempunyai izin dan HO itu tutup, tapi ini yang belum jelas ada izinnya buka. Jangan ada sampai nanti ada kecemburuan sosial, nanti yang kena kita (Muspida) juga, dinilai kurang tegas nantinya. Kalau saya pribadi akan menindak tegas, namun kapsitas saya kan tidak bisa main segel dan tutup, sudah ada tugasnya masing-masing, ada Pol PP dan ada Kepolisian,” tandasnya. (Rangga)

Foto:Rangga Firmansyah