mediabogor.com Bogor- Akibat kondisi saluran drainase yang tidak berfungsi dengan baik, ruas jalan Bantarkemang RW 05 hingga 07 atau lebih tepatnya di depan  pengeteman angkot trayek 13, kerap digenangi luapan air hingga memenuhi badan jalan. Tak ayal, dengan keadaan demikian membuat sejumlah pengendara roda empat dan dua maupun kendaraan cukup dibuat kesulitan ketika melintas lewat jalur itu.

Mukhlis, seorang pengendara roda empat warga asli Batarkemang saat di wawancarai mediabogor.com mengatakan, luapan air membanjiri badan jalan sangat membuat para pengendara merasa terganggu. “Iya dan membahayakan, karena permukaan badan jalan menjadi licin. Apalagi saat ini curah hujan mengguyur Kota Bogor cukup tinggi, jika tidak segera di antisipasi dinas terkait ini akan mengganggu pengguna jalan yang melintas memacu laju kendaraan,” singkat dia.

Sementara, pengendara roda dua Mulyadi yang sama warga sekitar mengaku, kondisi saluran air buruk dan menyebabkan air selokan meluap ke jalan sehingga menyebabkan banjir dan mengganggu pejalan kaki. “Ini sudah berlangsung cukup lama dan belum juga ditanggulangi oleh dinas terkait dari beberapa Lurah, Camat yang pernah memimpin di wilayah Bogor Timur belum ada yang bisa membuat gebrakan yang signifikan semua jalan di tempat,” keluhnya.

Hal ini, kata dia, jelas disebabkan saluran drainase di pinggiran jalan Batarkemang tidak berfungsi secara baik dan mengalami pendangkalan pada bagian dasarnya. “Maka dari itu kita berharap pihak terkait dapat melakukan upaya perbaikan, sehingga air hujan tidak menggenangi badan jalan, perlu diketahui saluran air ini melintas ke wilayah RW 05 sampai ke wilayah RW 07, kami mohon pihak terkait terutama Pemkot Kota Bogor jangan tutup mata dengan apa yang terjadi di wilayah kami,” harapnya. (UT)