mediabogor.com Bogor- Dinas Kebersihan Pertamanan (DKP) Kota Bogor bekerjasama dengan Bandan Litbang Kehutanan Bogor mendeteksi kondisi pohon yang rawan tumbang dengan KTP-nisasi pohon menggunakan Sonic Tomograph, kemarin (9/10). Peneliti Hutan Kota dari Puslitbang Kehutanan Bogor, Ismayadi Syamsudin mejelaskan, Metode KTP pohon untuk mengetahui kondisi pohon secara baik. “Jumlahnya ada satu, tetapi dapat digunakan dibanyak pohon, dengan menggunakan Sonic Tomograph ini, alat ini dapat membantu dalam mengetahui seluruh keadaan pohon dari mulai tanah, akar, batang hingga ke pucuknya termasuk kondisi geografi GPS nya, sehingga nanti pohon-pohon ini kalau dibuka dapat dilihat dari nomer KTP nya dikomputer,” kata dia.

Dia melanjutkan, pihaknya nanti juga bisa melihat data pohon tersebut, termasuk dalam posisi GPS saat dibuka dalam Google maps. “Dari mulai pohon yang rawan tumbang,”Sonic Tomograph ini sangat membantu untuk melihat kondisi pohon hingga ke dalam. Kota Bogor menjadi kota yang awal untuk menjadi contoh KTP-nisasi pohon di Indonesia saat ini,” ujarnya.

Sementara Kasi Pemeliharaan Taman Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Bogor Erwin Gunawan, mengatakan, KTP-nisasi pohon sangat bermanfaat. “Bertujuan untuk mengetahui kesehatan pohon dan memberikan informasi tentang keberadaan pohon tersebut, sehingga bisa memberikan rekomendasi untuk tahap selanjut nya bagi penanganan pohon-pohon yang telah di periksa,” singkat Erwin. (Ut).