7 Anggota KPPS Sakit, 2 Meninggal di Kota Bogor Saat Jalankan Tugas

mediabogor.com, Bogor – Berdasarkan data sementara yang didapat dari KPU Kota Bogor, sebanyak sembilan orang anggota KPPS yakni dua orang meninggal dunia dan tujuh orang lainnya sakit dalam melaksanakan tugas rekapitulasi suara Pemilu serentak 2019.

Saat dikonfirmasi, Ketua KPU Kota Bogor, Samsudin menyampaikan, dari informasi yang diterima hingga Selasa (23/4/2019) pagi, ada dua petugas pemilu meninggal dunia, mereka yaitu Rasty Miranda (24) petugas KPPS TPS 31 RT.04 RW.02 Kutajaya, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan dan Anwar Sofyan Harahap, ketua KPPS di TPS 75 Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara.

Sedangkan yang mengalami sakit ada tujuh petugas, yaitu Chandra, KPPS Bogor Tengah, saat ini di RS Salak, Anih Suningsih, PPS Kedung Waringin, saat ini di RS Islam Bogor, Asep Selamat, KPPS Bojongkerta (patah tulang jatuh dari motor), Wawan, KPPS Bojongkerta, saat ini di RSUD Ciawi, Hana, KPPS Empang, saat ini di RS UMMI, Yudi, PPS Bondongan, saat ini di RS Melania, dan Hidayat, KPPS Tegal Gundil, saat ini di HCU RS PMI. Namun, beberapa diantaranya sudah diperbolehkan pulang ke rumah.

“Ini masih data sementara. Kita terus memonitor petugas di lapangan dan kami diminta oleh KPU provinsi dan KPU RI untuk mendata apabila ada petugas yang mengalami musibah sakit atau meninggal dunia,” kata Samsudin.

Ia menambahkan, sampai saat ini, dari pihak KPU Kota Bogor telah mengunjungi rumah duka dan RS tempat mereka dirawat.

“Kami dari KPU Kota Bogor baru memberi bantuan sesuai kemampuan kami. Sedangkan untuk santunan dan bantuan lain, kami sedang menunggu info dan arahan dari KPU RI,” ujarnya. (*/dy)