707.580 sapi divaksinasi terhadap PMK: gugus tugas

707.580 sapi divaksinasi terhadap PMK: gugus tugas

Jakarta (ANTARA) – Setidaknya 707.580 ekor sapi telah divaksinasi PMK di Indonesia hingga Rabu, menurut laporan Gugus Tugas Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Menurut data satgas yang diakses Rabu, PMK telah menyebar ke hewan ternak di 268 kabupaten dan kota di 22 provinsi, dan sebagian besar hewan yang terinfeksi adalah sapi.

Hingga Rabu, total 430.171 hewan ternak telah terinfeksi penyakit tersebut. Dari jumlah tersebut, 220.519 hewan ternak telah sembuh, 199.188 masih sakit, 3.952 mati, dan 6.512 disembelih bersyarat.

Adapun 430.171 hewan yang terinfeksi terdiri dari 414.169 ekor sapi, 11.314 ekor kerbau, 1.569 ekor domba, 3.072 ekor kambing, dan 47 ekor babi.

Sedangkan 220.519 hewan ternak yang sembuh terdiri dari sapi 212.086 ekor, kerbau 5.792 ekor, domba 949 ekor, kambing 1.676 ekor, dan babi 16 ekor.

Hewan ternak yang saat ini masih sakit meliputi 191.809 ekor sapi, 5.414 ekor kerbau, 605 ekor domba, 1.329 ekor kambing, dan 31 ekor babi.

Kemudian, 3.952 hewan mati itu terdiri dari 3.869 ekor sapi, 64 ekor kerbau, 11 ekor kambing, dan 8 ekor domba.

Berita Terkait: Jumlah vaksinator yang tidak memadai menghambat vaksinasi PMK: gugus tugas

Untuk mengecek penularan PMK, Kementerian Pertanian meluncurkan program vaksinasi ternak dari Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, pada 14 Juni 2022.

Dosis vaksin diprioritaskan untuk hewan sehat yang berisiko tinggi terinfeksi, seperti hewan di pusat peternakan, peternakan sapi perah milik masyarakat, koperasi susu, dan peternakan sapi potong.

Sebelumnya, koordinator tim ahli Satgas Penanganan PMK, Wiku Adisasmito, mengatakan penyebaran PMK dapat ditanggulangi dengan menerapkan biosekuriti yang ketat dan menyeluruh.

Area dan peralatan peternakan sapi perlu didesinfeksi secara teratur, tegasnya.

READ  Bestes Wand Wc Spülrandlos Getestet und qualifiziert

“Selain itu, pembatasan harus diterapkan, agar tidak sembarang orang bisa masuk ke daerah yang rawan PMK (penularan),” katanya dalam konferensi pers online yang diakses dari sini, Selasa.

Masyarakat dapat mendisinfeksi kandang dan peralatan peternakan yang terkontaminasi dengan memanfaatkan bahan yang mudah didapat dan murah, seperti asam sitrat dan asam borat, tambah Adisasmito.

Berita Terkait: Biosekuriti yang ketat penting untuk mengekang penularan PMK: Gugus tugas
Berita Terkait: Pemerintah mempertahankan status 15 provinsi sebagai zona hijau PMK

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

MEDIABOGOR.COM AMAZON, DAS AMAZON-LOGO, AMAZONSUPPLY UND DAS AMAZONSUPPLY-LOGO SIND MARKEN VON AMAZON.COM, INC. ODER SEINE MITGLIEDER. Als AMAZON ASSOCIATE VERDIENEN WIR VERBUNDENE KOMMISSIONEN FÜR FÖRDERBARE KÄUFE. DANKE, AMAZON, DASS SIE UNS UNTERSTÜTZT HABEN, UNSERE WEBSITE-GEBÜHREN ZU ZAHLEN! ALLE PRODUKTBILDER SIND EIGENTUM VON AMAZON.COM UND SEINEN VERKÄUFERN.
Media Bogor