Akibat turunnya harga minyak, aset orang terkaya Asia naik menjadi Rp 93,6 triliun

Mumbai, KOMPAS.com – kekayaan miliarder India, Mukesh Ambani Tergerus karena lemahnya saham perusahaan multinasional yang mengelolanya, Akreditasi Industri.

Menurut CNN, Kamis (11/5/2020), kekayaan orang terkaya di Asia itu tergerus 6,5 miliar dolar AS atau setara 93,6 triliun rupee, akibat penurunan saham Reliance sebesar 8,6 persen pada perdagangan Senin (2). 11/11/2020).

Penurunan saham Reliance di Mumbai Stock Exchange disebabkan pengumuman kinerja perseroan yang kurang memuaskan, sejalan dengan melemahnya harga minyak di pasar global.

Baca juga: Mengapa ibu rumah tangga di India suka menumpuk emas?

Laba sebelum pajak perseroan yang fokus pada minyak dan gas bumi, turun 30% pada kuartal III 2020 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Penurunan laba tersebut terutama disebabkan oleh sektor petrokimia dan migas Reliance.

Namun, penurunan ini diimbangi oleh pertumbuhan yang kuat dalam bisnis telekomunikasi, Jio, yang meningkatkan laba hampir 20% sejak kuartal sebelumnya.

Sebagai informasi, Ambani telah berupaya mengubah arah model korporasi multinasional dalam beberapa tahun terakhir dari raksasa minyak dan petrokimia menjadi lebih menekankan pada teknologi dan layanan digital.

Baca juga: Caleb Warren Buffett, pengusaha India ini adalah orang terkaya ke-5 di dunia

Miliarder berusia 63 tahun itu berusaha mengurangi ketergantungan Reliance pada sektor energi, yang terpukul keras di tengah pandemi, dengan meningkatkan bisnis komunikasi dan e-commerce.

Meskipun saham Reliance baru-baru ini turun, masih naik sekitar 25 persen sepanjang tahun ini. Kekayaan Ambani pun meningkat, yang hampir dua kali lipat.

READ  Mengincar sedan? Mulai dari Rp 50 jutaan, lihat daftar harga mobil bekas murah kami
Written By
More from Hamal Hamid

24 planet telah ditemukan yang diklaim lebih layak huni daripada Bumi: Okezone techno

di sebuah Sebuah studi baru yang dipimpin oleh Washington State University ditemukan...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *