Amati 10 juta bintang, para astronom masih belum menemukan tanda-tanda adanya alien

Jakarta – –

Penelitian saat ini dilakukan ahli astronomi memindai lebih dari 10 juta bintang di langit untuk mencari tanda-tanda teknologi luar angkasa. Sayangnya, penelitian ini tidak menemukan bukti yang berarti.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Publications Astronomical Society of Australia, menjelaskan pencarian intelijen luar angkasa (SETI) menggunakan instrumen Murchison Widefield Array (MWA).

Instrumen ini adalah kumpulan 4.096 antena yang terhubung ke bumi merah di Australia Barat yang mengumpulkan sinyal radio dari luar angkasa.

“Ini adalah antena seperti laba-laba di tanah,” kata penulis studi Commonwealth Scientific and Industrial Research dan astrofisikawan Chenoa Tremblay. detikINET oleh Cnet, Selasa (08/09/2020).

Tremblay dan rekannya Stephen Tingay menggunakan MWA untuk mendengar “tanda tangan teknologi”, bukti teknologi luar angkasa, di langit di sekitar konstelasi Vela.

Daerah ini menarik karena banyak bintang meledak dan mati di tempat ini, menciptakan kondisi excellent untuk pembentukan bintang baru. Penelitian ini didasarkan pada penelitian lain yang juga mengeksplorasi location tersebut untuk memahami siklus hidup bintang.

Lalu bagaimana Anda tahu jika sinyal radio yang berasal dari luar angkasa berasal dari kehidupan? luar angkasa? Menurut Tremblay, studi tersebut sedang mencari ping berulang yang mungkin menghilang dari earth ini atau sinyal yang dibuat secara khusus.

“Pikirkan tentang alarm mobil saat Anda membiarkan lampunya menyala, di mana Anda dapat mendengar serangkaian ping dengan jarak yang sama,” jelas Tremblay.

Tidak ada sinyal aneh yang terdeteksi setelah mendengarkan rentang Vela selama 17 jam. Meski survei berhasil menemukan lebih dari 10,3 juta sumber bintang dengan enam eksoplanet, tim peneliti mengatakan penelitian tersebut tampak seperti ingin menemukan sesuatu di lautan, namun hanya melihat volume air yang setara dengan kolam renang.

READ  Seperti Ini Gunung Berapi di World Lain

Meski begitu, ada masalah besar lainnya juga. Kehidupan intelijen di luar sana mungkin belum mengembangkan kemampuan untuk berkomunikasi menggunakan sinyal radio.

“Pencarian tanda tangan teknologi mengasumsikan bahwa peradaban lain memiliki teknologi yang mirip dengan kita,” kata Tremblay.

Tremblay juga bekerja untuk mencari tahu dari mana asal molekul sederhana yang diperlukan untuk menciptakan kehidupan dan bagaimana kita dapat mengenalinya. Jika kita dapat menemukan sinyal molekuler ini, itu bisa menjadi tanda kehidupan luar angkasa.

Setelah itu, tim peneliti kemungkinan akan melanjutkan pengamatan ke Galactic Centre, bagian dari luar angkasa yang sebelumnya diamati. Karena SETI dilakukan dalam hubungannya dengan eksperimen ilmiah lainnya, Tremblay mengatakan situs penelitian masa depan akan bergantung pada eksperimen lain.

Menonton movie “Pengguna menuding hasil tes narkoba Emon Bintang negatif“”
[Gambas:Video 20detik]
(vmp / fay)

More from Shakeel Mohiuddin

Sebelum Ledakan di Beirut, Ternyata Ada Kontraktor Amerika Peringatkan Soal Penyimpanan Bahan Kimia

TRIBUNJATENG.COM, WASHINGTON –  Sebelum ledakan di Beirut Lebanon, seorang kontraktor Pemerintah Amerika Serikat ( AS) sudah memberitahu pejabat Pelabuhan Beirut empat tahun...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *