Angkatan Bersenjata Filipina menjadi tentara asing pertama yang menerima material melalui ODA Jepang

Angkatan Bersenjata Filipina menjadi tentara asing pertama yang menerima material melalui ODA Jepang

Jepang telah mulai memasok militer Filipina dengan peralatan penyelamat jiwa yang telah disetujui oleh Pasukan Bela Diri, menurut pejabat Departemen Pertahanan dan Luar Negeri, menjadikannya pertama kalinya Tokyo memberikan peralatan SDF kepada militer asing melalui Pejabat. Bantuan Pembangunan (ODA).

Pasokan peralatan, juga tersedia untuk penggunaan sipil, bertujuan untuk meningkatkan hubungan pertahanan dengan Filipina, karena kedua negara menghadapi klaim tegas China di Laut China Timur dan Selatan.

Bantuan menjadi mungkin setelah perubahan kebijakan Jepang dalam Pakta Bantuan Luar Negeri 2015, yang memungkinkan pemerintah menggunakan ODA untuk mendukung angkatan bersenjata asing di bidang non-pertempuran seperti bantuan bencana, pembangunan infrastruktur, dan kegiatan penjaga pantai.

Hubungan pertahanan yang erat antara Tokyo dan Manila terjadi di atas kesepakatan $ 100 juta pada Agustus tahun lalu yang memungkinkan Mitsubishi Electric Corp. untuk mengekspor sistem radar udara ke Angkatan Bersenjata Filipina.

Kesepakatan terbaru termasuk bantuan pembangunan resmi sejumlah 120 juta yen ($ 1,1 juta) untuk pengiriman alat bantuan bencana termasuk jackhammers, sonar dan pemotong motor, antara lain, menurut Kementerian Pertahanan.

Setelah serah terima selesai, personel Pasukan Bela Diri Darat akan dikirim untuk melatih unit pasukan Filipina untuk menggunakannya, kata kementerian itu.

Jepang sedang bekerja untuk mengintensifkan kerja sama pertahanan dan keamanan dengan Filipina, salah satu negara yang terlibat dalam konflik regional dengan China, dan yang mempersenjatai pos-pos terdepan yang disengketakan di Laut China Selatan menimbulkan kekhawatiran tentang perdamaian dan stabilitas di Samudra Hindia dan Pasifik.

“Kami berharap pemberian bantuan akan memperdalam hubungan bilateral dengan mitra regional yang secara strategis penting,” kata seorang pejabat Departemen Luar Negeri.

Antara 2016 dan 2018, Filipina menugaskan total 10 kapal patroli buatan Jepang dengan panjang 44 meter untuk armada Penjaga Pantai melalui pinjaman bantuan luar negeri Jepang.

READ  Hari Jumat dan Sabtu yang sangat panas di Colorado selatan

Dua kapal lagi dengan panjang 94 meter akan dikerahkan sekitar tahun 2022.

Pada saat terjadi kesalahan informasi dan banyak informasi, Jurnalisme berkualitas lebih penting dari sebelumnya.
Dengan berlangganan, Anda dapat membantu kami menyampaikan cerita dengan benar.

berlangganan sekarang

Galeri Foto (klik untuk memperbesar)

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

MEDIABOGOR.COM AMAZON, DAS AMAZON-LOGO, AMAZONSUPPLY UND DAS AMAZONSUPPLY-LOGO SIND MARKEN VON AMAZON.COM, INC. ODER SEINE MITGLIEDER. Als AMAZON ASSOCIATE VERDIENEN WIR VERBUNDENE KOMMISSIONEN FÜR FÖRDERBARE KÄUFE. DANKE, AMAZON, DASS SIE UNS UNTERSTÜTZT HABEN, UNSERE WEBSITE-GEBÜHREN ZU ZAHLEN! ALLE PRODUKTBILDER SIND EIGENTUM VON AMAZON.COM UND SEINEN VERKÄUFERN.
Media Bogor