Astronot NASA akan dikarantina sebelum misi meluncurkan SpaceX ke stasiun luar angkasa

Bisnis.com, Jakarta – Astronot NASA akan dikarantina selama dua minggu sebelum tim pertama dari NASA dan SpaceX dipindahkan ke International Space Station (ISS).

Astronot Shannon Walker, Victor Glover, Michael Hopkins dan Soichi Noguchi akan diisolasi dari Jepang selama 14 hari. Karantina dilakukan di tengah lonjakan infeksi Covid-19 baru-baru ini di Amerika Serikat.

Namun badan antariksa telah mengambil sejumlah langkah untuk menghentikan penyebaran virus sejak awal tahun ini. Manajer NASA meminta negara mereka untuk melawan musuh yang tidak terlihat pada bulan Maret tahun lalu.

Namun, pandemi tersebut tidak sepenuhnya mengganggu operasi badan antariksa tersebut, yang telah membuat beberapa pencapaian penting tahun ini. Pada akhir Juli, NASA dan United Launch Alliance meluncurkan misi untuk menjelajahi Mars untuk mencari tanda-tanda kehidupan.

Dua bulan lalu, astronot NASA Bob Behnken dan Doug Hurley juga melakukan misi penerbangan berawak pertama dari SpaceX Crew Dragon ke stasiun luar angkasa. Misi tersebut merupakan peluncuran astronot pertama sejak 2011.

Namun, penerbangan itu hanyalah tanda keselamatan. Penerbangan operasional pertama Crew 1 akan dimulai pada 14 November, tepat dua minggu setelah keempat astronot dikarantina.

NASA mengatakan kesiapsiagaan awaknya harus menjalani stabilitas penerbangan yang sehat, yang merupakan bagian rutin dari persiapan akhir untuk semua misi ke stasiun luar angkasa.

Badan tersebut mengatakan bahwa karantina dalam dua minggu terakhir sebelum peluncuran akan membantu menjaga kesehatan awak dan melindungi diri serta astronom yang sudah berada di stasiun luar angkasa.

Jika astronot tidak dapat mempertahankan kondisi karantina karena persyaratan atau alasan lain, mereka memiliki pilihan untuk tetap berada di fasilitas karantina di Johnson Space Center sampai mereka pergi.

READ  Ilmuwan telah menemukan banyak planet layak huni di luar angkasa. Apakah ada yang mau mengganti tanah?

Lebih banyak langkah pengamanan telah diterapkan tahun ini karena pandemi Covid-19. Keempat astronot dan sekitarnya akan dites virus setidaknya dua kali dan akan dikenakan kontrol suhu dan gejala penyakit.

“Awak pertama akan menjadi anggota kru pertama yang menjelaskan misi durasi penuh ke stasiun luar angkasa Crew Dragon untuk jangka waktu enam bulan di laboratorium yang mengorbit,” kata NASA dalam sebuah pernyataan.

Peluncuran SpaceX berikutnya ke Stasiun Luar Angkasa Internasional dengan kode Crew 2 direncanakan pada tahun 2021 dengan astronot NASA Robert Kembra dan Megan MacArthur serta astronot Jepang Akihiko Hoshid dan Thomas Pesquet dari Badan Antariksa Eropa.

Konten premium

Masuk ke rekaman

Bisnis Indonesia bersama-sama menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga yang terjangkit virus Corona yang dikelola melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo berdonasi sekarang! klik disini untuk lebih jelasnya.

Written By
More from Hamal Hamid

10 Batu Meteorit Termahal Di Dunia

Jakarta, CNN Indonesia – meteor Jatuh di Tabanoli, Sumatera Utara, pada 1...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *