Bantuan Lambat, Posko Pengungsian Sepi

mediabogor.com, Bogor – Sejumlah warga yang rumahnya rusak akibat angin puting beliung mengeluhkan lambatnya bantuan dari pemerintah.

“Bencananya dari kemarin sore, sampai pagi ini, belum ada bantuan. Makanya anak-anak muda disini berinisiatif menggalang dana di jalan,” ujar Ketua Rt. 1/Rw.7, Kelurahan Cipaku, M Faid saat ditemui dilokasi, Jumat (7/12/18).

Ia menambahkan, dana yang terkumpul nanti akan dibelikan makanan, obat-obatan, dan barang-barang kebutuhan yang diperlukan warga.

“Kita akan terus lakukan penggalangan dana sampai ada bantuan dari pihak terkait,” ungkapnya.

Sementara, terpantau dilapangan, tenda Posko pengungsian bencana puting beliung di wilayah Kelurahan Cipaku, Bogor Selatan, terlihat sepi dan tidak terlihat adanya warga yang mengungsi. Selain itu, tidak terlihat adanya bantuan makanan, minuman ataupun perlengkapan lainnya di posko tersebut.

“Untuk daftar kebutuhan warga belum ada. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bogor masih terus melakukan pendataan korban dan kebutuhan para korban yang terkena dampak puting beliung,” ujar salah seorang anggota BPBD yang ditemui di Posko, Jumat (7/12/18).

Pasca peristiwa puting beliung warga pun lebih memilih untuk bertahan di rumah mereka masing – masing. Terlihat warga mengeluarkan barang-barang rumah tangganya serta mengeringkan pakaian hingga kasur yang dijemur diatas bantalan rel kereta api. Sebagian lagi membenarkan atap rumah yang rusak serta membersihkan material bangunan dan pohon yang memenuhi rumahnya.

“Sudah tidak bisa ditinggali rumah saya, soalnya asbes dan genteng rumah saya hancur semua. Sementara saya tinggal di rumah anaknya, di daerah Ciapus,” ungkap Elis. (Nick)