Mediabogor.com, News – Sebuah studi yang dilakukan di American Journal of Epidemiology, ternyata berdiri terlalu lama bisa meningkatkan risiko serangan jantung hingga dua kali lipat. Bahkan, para peneliti mengibaratkan efek buruk yang dihasilkan sama parahnya dengan merokok satu batang setiap hari. Kabar ini tentunya menjadi kabar yang kurang bagi kita yang sering berprofesi sebagai chef, perawat, atau pekerjaan yang mengharuskan kamu untuk berdiri sepanjang hari.

Penelitian ini sendiri telah dilakukan selama 12 tahun, dan menemukan fakta bahwa berdiri dalam waktu yang lama bisa meningkatkan tekanan pada pembuluh darah. Dan hal ini tentunya berdampak buruk bagi kesehatan jantung kamu. Selain itu, berdiri terlalu lama juga bisa menyebabkan rasa sakit pada area punggung dan gangguan muskuloskeletal.

Berdiri punya dampak buruk untuk jantung

Gangguan muskuloskeletal sendiri merupakan kelainan yang terjadi pada area otot, ligamen, saraf, tendon, dan tulang belakang. Intinya, gangguan ini menyerang wilayah tubuh bagian belakang.

“Insiden serangan jantung di kalangan responden yang berdiri lama saat bekerja nyatanya amat mirip dengan kejadian serangan jantung yang diakibatkan oleh rokok, atau yang mengalami obesitas,” jelas Peter Smith, ketua penelitian American Journal of Epidemiology, seperti dilansir Metro.

Angka serangan jantung mencapai 6,6 persen, mengalahkan rokok yang berada di angka 5,8 persen. Sedangkan untuk kalangan penderita obesitas mencapai angka 6,9 persen. Ini tentunya merupakan kabar kurang menyenangkan bagi banyak orang. Karena sekitar setengah dari seluruh pekerja di dunia menghabiskan waktu kerja mereka dengan berdiri. Sebut saja petugas keamanan, bank, perawat, dan masih banyak lagi.

Sejatinya, manusia tidak disarankan untuk berdiri lebih dari lima jam setiap hari. Jika lebih, maka efek negatif ini baru akan terasa dalam jangka panjang.

 

 

 

(sumber:kumparan.com)