mediabogor.com, Bogor – Bursa caleg di Kota Hujan mulai dihiasi wajah baru. Salah satunya Arip Ridwan, generasi muda dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang mencoba melebarkan kiprahnya di kancah perpolitikan dengan maju mencalonkan diri menjadi anggota DPRD Kota Bogor di pemilihan legislatif (Pileg) 2019.

Calon Legislatif (Caleg) nomor urut 9 untuk Daerah Pilihan (Dapil) Bogor Timur dan Bogor Tengah ini, mengungkapkan, ingin mengembangkan dan mendorong potensi-potensi yang dimiliki anak muda untuk berani dan percaya diri melakukan usaha dari berbagai bidang.

Ia berharap, jika dirinya terpilih menjadi anggota DPRD nanti, akan mengutamakan tiga hal, yaitu mendorong pembangunan berbasis ekonomi dalam hal ini, di tunjang dari segi UMKM nya, mengembangkan kreatifitas anak muda dan fasos – fasum di wilayah-wilayah padat penduduk bisa bermanfaat bagi masyarakat.

“Saya lihat Kota Bogor saat ini, lagi marak pembangunan taman dan trotoar. Seharusnya pembangunan fasos-fasum ini, tidak hanya di bangun di tengah atau pusat kota saja, tapi di perkampungan juga karena di perkampungan masih banyak jalan yang retak-retak dan masih minim penerangan,” kata caleg yang akrab disapa Kang Iwank, Kamis (11/10/18).

Iwank mengungkapkan, setiap hari dirinya melakukan silahturahmi untuk mendengarkan langsung keluhan-keluhan warga di dapilnya. Dalam kegiatannya, program yang ia sosialisasikan adalah bidang Usaha Kecil Menengah (UKM), serta infrastruktur wilayah padat penduduk yang kurang terjamah oleh program pemerintah.

“Salah satu contohnya adalah di wilayah RW 02, RW 07 serta RW 10, Kelurahan Kebon Kalapa, Kecamatan Bogor Tengah. Ternyata potensi anak muda di RW 02 itu, luar biasa. Disini, anak mudanya bergerak di bisnis internet yang di sebut Trader. Sedangkan di wilayah RW 07, keluhan warganya di bidang pembangunan, terutama sarana ibadah berupa mushala. Insha Allah mushala yang sudah lama terbengkalai bisa segera di renovasi,” ungkap pria yang berlatar belakang pelaku UKM ini, kepada wartawan. (Nick)