BMKG deteksi sembilan titik api di Aceh

BMKG deteksi sembilan titik api di Aceh

Banda Aceh (ANTARA) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas I Sultan Iskandar Muda Aceh Besar mendeteksi sembilan titik panas di Provinsi Aceh yang memasuki musim kemarau.

Berdasarkan temuan tersebut, warga diminta untuk tetap waspada terhadap kebakaran hutan dan lahan.

“Pemantauan kami hari ini mendeteksi sembilan titik api yang tersebar di sejumlah wilayah di Aceh. Oleh karena itu, kami mengimbau warga untuk mewaspadai adanya kebakaran,” kata Koordinator Data dan Informasi BMKG Aceh Besar Zakaria Ahmad di Jakarta, Jumat.

Pantauan titik panas tersebut dilakukan dengan menggunakan sensor satelit PLTN NOAA, Terra, Aqua, dan Suomi mulai pukul 16.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB, Jumat.

Berdasarkan pantauan, BMKG mendeteksi masing-masing satu titik api di Kecamatan Darul Imarah dan Cot Glie Kabupaten Aceh Besar, Kecamatan Meuredu Kabupaten Pidie Jaya, dan Kecamatan Pandrah Kabupaten Bireuen.

Selanjutnya, satu titik api terdeteksi di Kecamatan Linge Kabupaten Aceh Tengah, Kecamatan Kuala Batee Kabupaten Aceh Barat Daya, Kecamatan Rikit Gaib Kabupaten Gayo Lues, serta Kecamatan Trumon dan Trumon Timur Kabupaten Aceh Selatan. .

“Jadi, berdasarkan hasil pemantauan kami, total ada sembilan titik api per hari,” katanya.

Berita Terkait: Aceh Barat masih rawan kebakaran hutan dan lahan: BPBD

Wilayah Aceh saat ini memasuki musim kemarau, kata Ahmad. Musim ini diperkirakan akan berlangsung di daerah tersebut hingga September 2022.

“Angka kebakaran hutan dan lahan sangat tinggi di tengah kondisi tersebut, apalagi dengan munculnya titik api,” kata Ahmad.

Saat memasuki musim kemarau, pertumbuhan awan hujan di provinsi paling barat Indonesia ini semakin berkurang, sehingga otomatis suhu udara panas terus meningkat, tambahnya.

Ahmad diminta tetap mewaspadai kebakaran hutan dan lahan di tengah musim kemarau, terutama yang berada di pesisir barat daya Aceh yang umumnya penduduknya memiliki kawasan hutan gambut, misalnya kabupaten Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya. , Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, kota Subulussalam, dan Kabupaten Aceh Tengah dan sekitarnya.

READ  Milan mengalahkan Turin melalui adu penalti dan mencapai perempat final Piala Italia - Manila Times

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar, mengingat musim kemarau akan cepat menyebabkan kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya mengingatkan.

Ia juga mengingatkan warga akan potensi gelombang tinggi dalam beberapa hari ke depan.

“Waspada potensi gelombang tinggi mencapai 4 meter atau lebih di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, Selat Malaka bagian utara hingga Samudera Hindia Barat Aceh dan sekitarnya,” ujarnya.

Sementara itu, di perairan laut penyeberangan Banda Aceh-Sabang, perairan Lhokseumawe, dan perairan penyeberangan Kepulauan Meulaboh-Sinabang, ketinggian gelombang diperkirakan mencapai 0,01–2,50 meter.

Berita Terkait: BMKG konfirmasi deteksi 24 titik api di Aceh

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

MEDIABOGOR.COM AMAZON, DAS AMAZON-LOGO, AMAZONSUPPLY UND DAS AMAZONSUPPLY-LOGO SIND MARKEN VON AMAZON.COM, INC. ODER SEINE MITGLIEDER. Als AMAZON ASSOCIATE VERDIENEN WIR VERBUNDENE KOMMISSIONEN FÜR FÖRDERBARE KÄUFE. DANKE, AMAZON, DASS SIE UNS UNTERSTÜTZT HABEN, UNSERE WEBSITE-GEBÜHREN ZU ZAHLEN! ALLE PRODUKTBILDER SIND EIGENTUM VON AMAZON.COM UND SEINEN VERKÄUFERN.
Media Bogor