BPJAMSOSTEK mengirimkan data 15,6 juta pekerja yang memenuhi syarat untuk BSU

BPJAMSOSTEK mengirimkan data 15,6 juta pekerja yang memenuhi syarat untuk BSU

Jakarta (ANTARA) – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJAMSOSTEK) telah memberikan data 15,6 juta pekerja yang berhak menerima bantuan subsidi upah (BSU) secara nasional kepada Kementerian Tenaga Kerja secara bertahap sejak September 2022 dengan mengutamakan kehati-hatian dan ketepatan.

“BPJAMSOSTEK (BPJS Ketenagakerjaan) terus (menegakkan) komitmennya untuk mendukung pemerintah dalam pencapaian target penyaluran BSU,” kata Direktur Utama BPJAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo saat acara inspeksi distribusi BSU Presiden Joko Widodo di Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa.

Berdasarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 10 Tahun 2022, salah satu syarat menjadi penerima BSU adalah menjadi anggota aktif BPJAMSOSTEK.

Dengan demikian, dapat dikatakan program ini merupakan bentuk penghargaan dari pemerintah kepada pengusaha yang telah mendaftarkan pekerjanya menjadi anggota BPJAMSOSTEK, ujarnya melalui keterangan tertulis, Kamis.

Cahyo mengingatkan pekerja agar berhati-hati terhadap setiap bentuk permintaan data pribadi yang dilakukan atas perintah BPJAMSOSTEK dan BSU.

Pekerja yang ingin mengetahui apakah mereka memenuhi syarat untuk menjadi penerima BSU dapat mengakses saluran resmi melalui bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id.

Berita Terkait: Lebih dari 8,4 juta pekerja diberikan subsidi upah: menteri

Selain tunjangan tambahan, seperti BSU, pekerja anggota BPJAMSOSTEK akan lebih produktif karena dilindungi oleh lima program jaminan sosial pekerja.

Program-program tersebut mampu memberikan rasa aman dari risiko kecelakaan dan kematian di tempat kerja sekaligus mengamankan mereka untuk masa pensiun yang sejahtera.

BPJAMSOSTEK berharap manfaat BSU dapat dirasakan oleh seluruh tenaga kerja Indonesia, ujarnya.

Apalagi seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi), PJTKI mendorong semua pengusaha untuk mengasuransikan pekerjanya dari risiko sosial dan ekonomi sambil secara rutin melaporkan besaran upah dan pembayaran iuran, katanya.

Jika ada program tindak lanjut dari pemerintah, seperti BSU, maka pekerja bisa menerimanya berdasarkan data kepesertaan BPJAMSOSTEK.

READ  Bestes Zackenschere Für Stoff Getestet und qualifiziert

Saat berbincang dengan penerima BSU, Jokowi menghimbau kepada seluruh pekerja untuk memastikan bahwa mereka terdaftar sebagai anggota BPJAMSOSTEK.

Sementara itu, Kepala BPJAMSOSTEK DKI Jakarta Mangga Dua Yudi Amrinal mengatakan, sudah menjadi kewajiban bagi setiap pengusaha atau perusahaan untuk mendaftarkan pegawainya ke dalam Program BPJS Ketenagakerjaan.

“Tujuannya bukan hanya untuk memenuhi amanat peraturan, tetapi terutama untuk memberikan perlindungan dan kesejahteraan kepada pekerja dan sebagai syarat untuk mendapatkan manfaat dari pemerintah, seperti BSU,” kata Amrinal.
Berita Terkait: Jokowi serahkan BSU kepada peserta BPJAMSOSTEK di Ternate
Berita Terkait: Penyaluran subsidi upah di Jawa Barat mencapai 77%: Disnaker

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

MEDIABOGOR.COM AMAZON, DAS AMAZON-LOGO, AMAZONSUPPLY UND DAS AMAZONSUPPLY-LOGO SIND MARKEN VON AMAZON.COM, INC. ODER SEINE MITGLIEDER. Als AMAZON ASSOCIATE VERDIENEN WIR VERBUNDENE KOMMISSIONEN FÜR FÖRDERBARE KÄUFE. DANKE, AMAZON, DASS SIE UNS UNTERSTÜTZT HABEN, UNSERE WEBSITE-GEBÜHREN ZU ZAHLEN! ALLE PRODUKTBILDER SIND EIGENTUM VON AMAZON.COM UND SEINEN VERKÄUFERN.
Media Bogor