Mediabogor.com, Bogor – “Di tahun 2018 nanti semua aplikasi yang digunakan oleh beberapa kantor Imigrasi di Indonesia akan dilakukan perbaikan dan pembaharuan termasuk pembenahan server di Kantor Pusat, keputusan itu atas dasar intstruksi Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia.” Hal tersebut dikatakan Kepala Seksi Lalulintas Keimigrasian (Lantaskim) Kota Bogor, Ujang Cahya, di Kantor Imigrasi Kelas I Bogor Jalan Jendral A. Yani II No.65, Kelurahan Tanah Sareal, Kecamatan Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat, belum lama ini.

Dengan adanya program penggunaan aplikasi WhatSapp, lanjut Ujang, untuk mempercepat dan mempermudah pemohon dalam proses pembuatan Paspor.

Ujang mengatakan, hingga saat ini yang di sebagian Kantor Imigrasi ada yang menggunakan aplikasi WhatSapp dan Anjungan Paspor Mandiri (APM), tercatat dalam satu harinya ada sebanyak 150 lebih pemohon, khususnya para pemohon di Kantor Imigrasi Kelas I Bogor. Dan bagi para pemohon tentunya lebih menikmati lewat Whatsapp, karena dengan menggunakan aplikasi WhatSapp pemohon tidak perlu antri lama lama hingga sampai membludak di kantor Imigrasi.

“Kebetulan di Bogor ini kami melayani cukup lumayan banyak dari 150 hingga 250 pemohon pembuatan Paspor perharinya maka dari itu kita gunakan aplikasi WhatSapp,” kata Ujang,

“Bisa dilihat, sekarang ini kantor imigrasi terlihat lengang, aktifitas yang bisanya sibuk serta membludak kini sepi. Para pemohon bisa leluasa, tidak tersita dari segi waktu di akibatkan menunggu terlalu lama hingga berjam-jam hanya karena ingin mengurus pembuatan paspor, tentunya dengan aplikasi ini setelah permohonan paspor disetujui melalui aplikasi WhatSapp, pemohon paling lama hanya 5 s/d 15 menit, untuk langsung di proses sampai mendapatkan barkot pembayaran paspor ke bank untuk pengambilan paspornya tiga hari dari pembayaran,” pungkasnya. (RF)