Buaya Berikat Ban Sulawesi Akhirnya Dibebaskan Setelah Lima Tahun – Nusantara

Buaya Berikat Ban Sulawesi Akhirnya Dibebaskan Setelah Lima Tahun – Nusantara

Agensi

Palu, Sulawesi Tengah ●
Rab, 9 Februari 2022

2022-02-09
09:10

22dc95a23fb944820adae5904f22d9ca
2
Kepulauan
Indonesia,hewan,buaya,Sulawesi
Bebas

Seekor buaya liar di Sulawesi Tengah yang terjebak dalam ban selama lebih dari lima tahun telah diselamatkan, dibebaskan dari sifat buruk karetnya dan dilepaskan kembali ke alam liar, kata pejabat dan warga, Selasa.

Petugas konservasi telah mencoba memancing buaya air asin dari sungai sejak 2016 setelah penduduk Palu melihat hewan itu dengan ban sepeda motor melilit lehernya.

Tapi ternyata sangat sulit untuk ditangkap. Pada satu titik, seorang pegulat buaya Australia berusaha membebaskan reptil itu tetapi tidak berhasil.

Namun warga sekitar berhasil menjerat reptil sepanjang 5,2 meter (17 kaki) itu — yang sering terlihat berjemur di sungai Palu di Sulawesi Tengah — dari terjepitnya pada Senin malam.

Tili, seorang penjual burung berusia 34 tahun, menggunakan ayam sebagai umpan dan tali untuk menangkap binatang itu di akhir apa yang dia katakan sebagai upaya penyelamatan selama tiga minggu, sebelum puluhan penduduk setempat membantu menyeret buaya ke pantai dan memotongnya. ban di lehernya.

“Saya hanya ingin membantu, saya benci melihat hewan terjebak dan menderita,” kata Tili AFP.

Dua upaya pertamanya untuk menyelamatkan buaya gagal karena talinya tidak cukup kuat untuk menahan beratnya, katanya, sebelum berubah menjadi tali nilon yang digunakan untuk kapal tunda.

“Saya sudah kelelahan jadi saya membiarkan mereka menyelesaikan penyelamatan, buaya itu sangat berat, semua orang berkeringat dan menjadi sangat lelah.”

Buaya itu dilepaskan kembali ke air segera setelah penyelamatan untuk meredakan sorakan dari penduduk setempat.

Konservasionis percaya seseorang mungkin telah dengan sengaja menempatkan ban di leher buaya dalam upaya yang gagal untuk menjebaknya sebagai hewan peliharaan di negara kepulauan yang merupakan rumah bagi beberapa spesies hewan.

READ  Bestes Wicked Chili Fahrradhalterung Getestet und qualifiziert

Tili mengalahkan pihak berwenang untuk menangkap karena mereka tidak memiliki peralatan yang tepat untuk penyelamatan di sungai yang menampung lebih dari 30 buaya lainnya.

“Kemarin adalah hari bersejarah bagi kami, kami bersyukur buaya itu akhirnya diselamatkan dan kami menghargai penduduk setempat yang menunjukkan kepedulian terhadap satwa liar,” kata Hasmuni Hasmar, kepala badan konservasi setempat. AFP.

Reptil itu menjadi berita utama pada awal 2020 ketika pemerintah setempat menjanjikan hadiah kepada siapa pun yang menangkap buaya dan melepaskan bannya, tetapi kemudian membatalkan kontes karena khawatir hal itu dapat membahayakan keselamatannya.

Namun badan konservasi setempat mengatakan bahwa Tili akan mendapatkan hadiah setelah rencananya yang berani membuahkan hasil.

Reptil yang oleh masyarakat setempat disebut sebagai “buaya kalung larangan” itu dilepasliarkan kembali ke sungai pada Senin malam.

“Kami akan memberikan penghargaan kepada Tili atas usahanya dalam menyelamatkan satwa liar,” kata Hasmar.


We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

MEDIABOGOR.COM AMAZON, DAS AMAZON-LOGO, AMAZONSUPPLY UND DAS AMAZONSUPPLY-LOGO SIND MARKEN VON AMAZON.COM, INC. ODER SEINE MITGLIEDER. Als AMAZON ASSOCIATE VERDIENEN WIR VERBUNDENE KOMMISSIONEN FÜR FÖRDERBARE KÄUFE. DANKE, AMAZON, DASS SIE UNS UNTERSTÜTZT HABEN, UNSERE WEBSITE-GEBÜHREN ZU ZAHLEN! ALLE PRODUKTBILDER SIND EIGENTUM VON AMAZON.COM UND SEINEN VERKÄUFERN.
Media Bogor