Cara mendapatkan pinjaman super murah dengan bunga 0% untuk program Jokowi

Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan sejumlah stimulus untuk menanggulangi dampak pandemi Covid-19. Salah satu yang akan segera terwujud adalah pinjaman super murah dengan bunga 0%.

Program Kredit Usaha Rakyat Super Mikro (KUR) terutama ditujukan bagi pekerja yang terkena PHK atau ibu rumah tangga yang menjalankan usaha produktif.

Suku bunga KUR Super Mikro ditetapkan 0% hingga 31 Desember 2020 dan 6% setelah 31 Desember 2020 dengan jumlah kredit maksimal Rp10 juta, kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dikutip dari laman Setkab, Minggu (30/8/20).


Pada skema KUR Super Mikro, agunan utama adalah usaha atau proyek yang dibiayai dengan KUR dan tidak diperlukan tambahan agunan. Pekerja yang terkena PHK dan ibu rumah tangga yang menjalankan usaha bisa mendapatkan kredit lunak KUR Super Mikro.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Iskandar Simorangkir menjelaskan, target utama mereka yang ingin mendapat pinjaman 0% adalah para ibu rumah tangga dan korban PHK yang ingin dan sudah menjalankan usaha produktif.

“Kami memperkirakan Permenko [aturannya] bisa selesai akhir Agustus, ”kata Iskandar melalui video conference, Kamis (13/8/2020).

Iskandar menjelaskan, dalam usulan saat ini, pemerintah akan menanggung beban bunga kredit super mikro sebesar 19% hingga Desember 2020. Jumlah tersebut meliputi penjaminan 2%, penjamin rasio cakupan jaminan 70% dan sisanya 30% oleh bank penyalur KUR.

Batasan pembiayaan KUR super mikro ini dengan maksimum pinjaman Rp 10 juta. Dalam skema KUR Super Mikro, agunan utama adalah usaha atau proyek yang dibiayai dengan KUR, dan tidak diperlukan agunan tambahan.

Mengenai jangka waktu pinjaman, untuk kredit modal kerja maksimal 3 tahun dan jika suplai bisa diperpanjang hingga 4 tahun. Sedangkan untuk kredit investasi, maksimal 5 tahun dan bila suplai bisa diperpanjang hingga 7 tahun.

READ  Waspada, para analis menilai IHSG cenderung terkoreksi pekan ini

Iskandar menjelaskan, tenggang waktu ditentukan oleh bank yang menyalurkan KUR. Misal, debitur adalah petani, kata Iskandar, orang tersebut tidak perlu melunasi utangnya setiap bulan, tapi bisa melunasinya saat panen tiba.

“Karena petani tidak mendapatkan uang setiap bulan, jadi ketika panen mereka bisa membayar,” ujarnya.

Berdasarkan perkiraan perbankan, kata Iskandar, rata-rata jumlah kredit yang diajukan debitur KUR sekitar Rp. 4 juta. Dengan asumsi tersebut, pemerintah menargetkan dapat menyalurkan kredit kepada 3 juta debitur yang belum pernah menerima KUR hingga akhir tahun 2020. Dengan plafon hingga Rp 12 triliun.

Ketentuan lengkap program ini adalah sebagai berikut:

1. Masuk kategori usaha mikro;
2. Jangka waktu usaha calon penerima KUR Super Mikro tidak dibatasi minimal 6 bulan. Jangka waktu usaha bisa kurang dari 6 bulan dengan persyaratan sebagai berikut:
-Mengikuti program mentoring (formal atau informal); atau
-Bergabung dengan grup bisnis; atau
-Memiliki anggota keluarga yang sudah memiliki bisnis.
3. PHK pegawai tidak diwajibkan mempunyai usaha minimal 3 bulan dengan pelatihan 3 bulan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 8 Tahun 2019 tentang Pedoman KUR, namun bisa kurang dari 3 bulan atau bisnis baru dengan persyaratan sebagaimana dimaksud pada angka 2.
4. Tidak pernah menerima KUR.

[Gambas:Video CNBC]

(roy / roy)


Written By
More from Masud Madani

Jangan Lewatkan, Fenomena Bulan Purnama 3 Tahun Sekali Malam Ini

Jakarta, CNN Indonesia – Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menyadari sejumlah...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *