Daihatsu mengatakan keringanan pajak nol persen

Jakarta, KOMPAS.com Meskipun ada pengakuan kekhawatiran tentang penjualan yang tertunda karena ambiguitas Keringanan pajak Nol persen yang belum pasti, tapi PT Astra Daihatsu Motor Corporation (ADM) mengklaim hal tersebut belum mempengaruhi penjualannya.

Hal tersebut tercermin dari pencapaian penjualan ritel Daihatsu yang justru tumbuh 23 persen pada September dibandingkan bulan sebelumnya.

Lalu benarkah sampai saat ini masih terjadi keterlambatan penjualan, apa harapan Daihatsu dari segi realisasinya Pajak nol persen Itu tetap menjadi tanda tanya ketika diidentifikasi.

Baca juga: Landasan peluncuran New Fortuner dan Kijang Innova Facelift kini sudah dirilis

Menanggapi hal tersebut, Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran PT ADM mengatakan, sebenarnya dalam bentuk keterlambatan pembelian konsumen bisa saja terjadi.

Namun seperti apa ukurannya, hingga saat ini belum diketahui secara pasti.

Trotoar. Humas di Daihatsu / Rianto Brasitio Daihatsu Ayla R Deluxe AT 2020

“Kemungkinan besar memang ada pengaruhnya, tapi kalau kita bicara hasilnya ternyata pasar naik di September. Kalau tidak ada masalah (relaksasi), pasar bisa naik, mungkin, tapi kita tidak bisa hitung (tunda), pasar naik hanya 15 persen. Mulai Agustus, “kata perempuan yang dikenal sebagai pekerja itu dalam debat hipotetis, Kamis (15/10/2020).

Sementara itu, ketika ditanya tentang harapannya mendapat stimulus pajak untuk mendongkrak penjualan mobil di Tanah Air hingga akhir tahun, Amel hanya menegaskan bahwa Daihatsu yakin keputusan pemerintah itu memperhitungkan segala dampaknya.

Meski banyak negara tetangga seperti Malaysia, Thailand dan Vietnam semakin waspada untuk memperkenalkan pembebasan pajak baru atas mobil kepada rakyatnya, hal ini tidak menjamin jika diterapkan di Indonesia, hasilnya juga akan positif.

Baca juga: Daihatsu mengurangi waktu produksi sesuai dengan protokol higienis

READ  Petunjuk bagus, Sesi 2 IHSG dapat memotong koreksi

Pabrik Daihatsu siap melakukan dua shift produksi pada Agustus 2020.ADM Pabrik Daihatsu siap melakukan dua shift produksi pada Agustus 2020.

“Kami pada dasarnya meyakini bahwa keputusan yang diambil pemerintah sudah memikirkan segala konsekuensinya. Satu keputusan akan berdampak pada sektor lain, dan saya yakin pemerintah tidak akan mengambil keputusan tanpa mengevaluasi secara keseluruhan,” kata Amel.

“Kami sebagai pemain percaya bahwa keputusan yang diambil, apapun itu, pasti sudah dipikirkan matang-matang. Apalagi Menteri (Sri Muliani) sudah punya reputasi sebagai menteri keuangan terbaik, jadi menurut saya itu keputusan yang baik untuk semua orang,” ujarnya.

Written By
More from Hamal Hamid

Dampak merebaknya Corona, Matahari rugi 617 Miliar Rupiah dan tutup 7 gerai!

Jakarta – Dampak pandemi COVID-19 di berbagai sektor bisnis termasuk retail seperti...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *