Dari Bogor Sampai Penjuru Dunia Kibarkan Panji Rasulullah Saw

mediabogor.com, Bogor – Pernahkah kamu membayangkan namamu tertulis di suatu kain dengan kaligrafi yang indah. Lalu, tiba-tiba ada orang yang membakarnya dengan ekspresi melecehkan. Siapa yang tidak  akan merasa sedih dan sakit hati. Lalu kini, beberapa waktu lalu kaligrafi indah kalimat nan agung umat Islam, kalimat tauhid diperlakukan hal yang serupa. Naasnya lagi hal itu terjadi pada Hari Santri Nasional. Pada hari itulah terjadi pembakaran bendera Rasulullah Saw.

Sudah sepatutnya kita sebagai muslim menyikapi hal itu dengan marah. Bendera kemenangan Islam selama-lamanya begitu mudahnya dilecehkan.  Mari kita tuntut keadilan yang sedail-adilnya bagi pelaku penista panji Rasulullah Saw. Sudah jelas dalam hadist Rasulullah Saw.  Panjinya Rasulullah saw berwarna hitam, dan benderanya berwarna putih, tertulis di dalamnya: “lâ ilâha illaLlâh Muhammad RasûluLlâh”. (HR. Tirmidzi). Bendera yang dibakar itu bukanlah bendera ormas tertentu tetapi bendera Rasulullah saw.

Justru kita berterima kasih kepada ormas tersebut yang telah menggunakan bendera Rasulullah Saw sebagai simbol organisasinya. Dengan salah satu dakwah mereka yang gencar mengenalkan panji Rasulullah Saw ketengah-tengah umat. Pada awal sebelumnya umat Islam terpersepsikan bahwa bendera itu adalah  bendera ISIS, Islam Radikal, ataupun Teroris. Tetap kini semua ulama dan umat berdaya suara bahwa bendera itu adalah bendera umat Islam simbol keagungan dan kemenangan.

Ayo kita bela dan kibarkan setinggi-tingginya Panji Rasulullah Saw, Raya dan Liwa. Mudah-mudahan kemenangan Islam tinggal selangkah lagi. Rindu akan kepemimpinan umat Islam akan menggelora di dada-dada umat Islam sebagaimana bergeloranya mengibarkan Panji Rasulullah Saw.

 

Deni Heryani (Pengamat Politik Wanita)