Dompet Dhuafa Desak Pemerintah Untuk Perhatikan Guru Honorer

Mediabogor.com, Bogor – Pahlawan tanpa tanda jasa, kata – kata itulah yag disematkan kepada seorang guru, perannya begitu penting di dunia pendidikan, dan sosok yang paling penting untuk membangun karakter seorang anak.

Namun sayangnya, kesejahteraan seorang guru, khususnya honorer terkadang seolah kurang diperhatikan oleh Pemerintah. General Manager Maknal Pendidikan Dompet Dhuafa, Abdul Khalim menuturkan bahwa guru honorer merupakan sumber daya manusia yang sangat potensial. Sayangnya, kesejahteraan yang didapat para guru honorer tidak sebanding dengan pengabdiannya.

“Padahal tuntutannya sama, mereka layak mendapatkan kesejahtraan yang lebih baik,” sampainya, saat menggelar jumpa pers di Cafe Roofpark, Pajajaran, Kota Bogor, Rabu (22/11/2017).

Dia pun mengatakan, kewajiban pada guru honorer dituntut uyang sama dengan guru PNS. Misalnya saja guru honorer dituntut untuk datang ke sekolah tepat waktu.

“Tapi pasti berbeda karena mungkin guru honorer harus menyiapkan suatu hal untuk pekerjaan sampingannya, sehingga dampaknya telat, jadinya dilematis, baiknya guru honorer itu diberi pengertian,” lanjutnya.

“Kalau tidak keluar ya berarti tidak dapat gaji, ya bisa dikatakan gaji guru gaji honorer sekitaran Rp 300 ribuan,” sambungnya.

Kendati demikian, menjelang momen Hari Guru Nasional nanti, dirinya berharap kepada pemerintah agar lebih memperhatikan guru honorer khususnya.

“Dari sisi kesejahteraan harus seimbang dengan performanya, jadi kompetensinya pun harus diperhatikan, setidaknya guru honorer tidka hanya mendapatkan bantuan operasional sekolah saja tapi dari hal lain juga seperti tunjangan,” tutupnya. (RF)