Dua percobaan perampokan bersenjata di kapal di Selat Singapura bulan lalu, Transport and Top Stories melaporkan

Dua percobaan perampokan bersenjata di kapal di Selat Singapura bulan lalu, Transport and Top Stories melaporkan

Lima perampokan bersenjata terhadap kapal dilaporkan terjadi di Asia bulan lalu, dua di antaranya terjadi di Selat Singapura pada hari yang sama.

Dalam kedua kasus tersebut, lima pelaku bersenjatakan pisau menyusup ke kapal pada dini hari tanggal 17 Juli, tetapi melarikan diri dengan tangan kosong ketika awak kapal melihat mereka.

Awak kapal selamat, dan tidak ada barang yang dicuri dari kapal curah yang berada di perairan Indonesia.

Dua perampokan bersenjata lagi dilakukan di kapal yang ditambatkan di Pelabuhan Pelabuhan Selatan Manila, yang terakhir di kapal yang ditambatkan di Pelabuhan Belawan di Indonesia.

Perjanjian Kerjasama Regional untuk Memerangi Pembajakan dan Perampokan Bersenjata Terhadap Kapal di Asia (ReCaap), perjanjian multilateral antara 16 negara di Asia, merilis statistik kemarin dalam laporan bulanannya.

Satu perampokan bersenjata di Manila melibatkan seorang pelaku yang menodongkan senapan rakitan ke seorang awak kapal, melepaskan radio dua arahnya dan menempelkannya ke pagar kapal.

Tujuh pelaku lainnya kemudian muncul di pesawat untuk mencuri gulungan tali tambat sebelum mereka melarikan diri.

Adapun kasus di Indonesia, dua pelaku, masing-masing membawa pisau dan tongkat, mencuri sebagian sambungan selang kebakaran. Mereka segera melarikan diri ketika alarm berbunyi dan tidak ada kru yang terluka.

ReCaap mencatat bahwa 22 perampokan bersenjata dilaporkan di Selat Singapura antara Januari dan Juli.

Itu naik dari 19 pada periode yang sama tahun lalu.

Dari 22 kecelakaan, 18 terjadi di lepas pantai Tanjung Bergam di Bintan, Indonesia.

Namun, kasus perampokan bersenjata terhadap kapal di Asia secara keseluruhan mengalami penurunan 32 persen, dari 63 antara Januari dan Juli tahun lalu menjadi 43 pada periode yang sama tahun ini.

READ  Advan Nasa diluncurkan di Indonesia, dengan Android di bawah Rp 1 jutaan

Information Clearinghouse (ISC) ReCaap menyatakan prihatin dengan berlanjutnya insiden di Selat Singapura, khususnya di lepas pantai Tanjung Bergam.

“Pusat Studi Internasional, ReCaap, mendesak lembaga penegak hukum di Asia untuk memperkuat pengawasan, meningkatkan patroli, dan segera menanggapi laporan insiden,” tambahnya.

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

MEDIABOGOR.COM AMAZON, DAS AMAZON-LOGO, AMAZONSUPPLY UND DAS AMAZONSUPPLY-LOGO SIND MARKEN VON AMAZON.COM, INC. ODER SEINE MITGLIEDER. Als AMAZON ASSOCIATE VERDIENEN WIR VERBUNDENE KOMMISSIONEN FÜR FÖRDERBARE KÄUFE. DANKE, AMAZON, DASS SIE UNS UNTERSTÜTZT HABEN, UNSERE WEBSITE-GEBÜHREN ZU ZAHLEN! ALLE PRODUKTBILDER SIND EIGENTUM VON AMAZON.COM UND SEINEN VERKÄUFERN.
Media Bogor