mediabogor.com, Bogor – Dikarenakan situasi yang kurang kondusif, eksekusi terhadap Wisma Latimojong yang dihuni oleh mahasiswa asal Sulawesi selatan, yang tergabung dengan IKAMI (Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa/ Pelajar Sulawesi Selatan) Cabang Bogor, akhirnya ditunda.

Hal itu disampaikan langsung Oleh Kapolresta Bogor Kota,.Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya.

“Kita tunda dulu, karena kondisinya sudah tidak memungkinkan,” uiarnya kepada awak media, setelah para personil dari TNI/ Polri, serta Satpol PP menarik diri.

Namun, Lanjut Ulung, proses eksekusi akan terus berlangsung, namun untuk kepastiannya belum diketahui, karena akan ada mediasi antara kedua Pemimpin Daerah.

“Saya tadi dapat informasi bahwa kedua kepala daerah yaitu Gubernur Sulawesi Selatan dan Wali Kota Bogor akan berbicara terlebih dahulu,” ucap mantan Kapolres Bandara Soekarno Hatta.

Ulung pun menegaskan, bahwa putusan yang dibacakan oleh pihak Pengadilan Tinggi (PT) akan terus dijalankan.

“Belum tau kapan eksekusi akan dilanjutkan, menunggu hasil pembicaraan kedua kepala daerah terlebih dahulu,” tegasnya.

Sementara itu, proses eksekusi siang tadi (27/4) berjalan ricuh, bahkan pihak aparat memaksa menyemprotkan Water Canon untuk memukul mundur para mahasiswa yang bertahan di Asrama Latimojong.

Hingg akhirnya, pihak aparat gabungan yang terdiri dari TNI, Polri dan Satpol PP Kota Bogor, menunda dan menarik diri pada pukul 14.45 WIB. (AW)