Festival Dongeng Kota Hujan Kembali Menghibur Anak – Anak Bogor

Mediabogor.com, Bogor – Akhirnya setelah menanti cukup lama, Festival Dongeng Kota Hujan, datang kembali, acara yang digelar di Gedung Kesenian Kemuning Gading, kompleks Balaikota Bogor ini, terakhir dipentaskan ada tahun 2014, dan untuk tema kali ini mengusung “Piknik Ajaib”.

Hal ini untuk mengajak seluruh anak-anak di Kota Bogor berimajinasi dan belajar segala hal-hal baik. Serunya, pada festival dongeng kali ini kedatangan dua pendongeng internasional yakni Tanya Batt dari New Zealand dan Uncle Fat (Chen Ming-Hsiang) dari Taiwan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, Shahlan Rasyidi mengungkapkan dirinya sangat mengapresiasi acara tersebut. Menurutnya, Festival Dongeng Kota Hujan sangat luar biasa, terutama bagi anak-anak.

“Saat ini memang sudah jarang sekali kita akan kegiatan dogeng seperti ini. Nah, Dongeng Kota Hujan ini merupakan salah satu program kita rutin yang sudah dilakuan keempat kali,” kata Shahlan.

Dia pun berharap kedepannya terutama ke Dinas Pendidikan untuk terus mengelorakan kegiatan-kegiatan seperti dongeng ini kepada anak-anak, misalnya melalui PAUD, TK, SD dan SMP.

Lebih lanjut, kata Shahlan, Festival Dongeng Kota Hujan salah satu yang paling utama untuk terus mengelorakan kearifan lokal. Kearifan lokal yang terus disosialisasikan dan disampaikan ke anak-anak, sehingga anak-anak itu lebih mencintai apa yang sudah diwariskan oleh nenek moyang.

Sebelumnya, Suci Yoskarina, pendiri Dongeng Kota Hujan menjelaskan, bahwa dongeng itu baik. Melalui dongeng, anak-anak bisa mengembangkan imajinasinya, meningkatkan keterampilan dalam berbahasa dan membangun kecerdasan, serta bisa membangkitkan minat baca anak.

“Lewat cerita-cerita yang disampaikan anak mendapatkan nilai moral tanpa kita harus mengatakan secara langsung. Dan kedekatan intim antara orangtua dan anak dapat terjalin lewat kegiatan mendongeng,” paparnya.

Menurut perempuan yang akrab dipanggil Kak Bonci, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Festival Dongeng Kota Hujan 2017 menghadirkan dua pendongeng internasional yang sama sekali belum pernah mendongeng di Bogor.

“Festival dongeng ini juga menghadirkan pendongeng andalan dari Ayo Dongeng Indonesia dan pendongeng dari Dongeng Kota Hujan (Bogor),” imbuh Kak Bonci.

Dijelaskan, konsep di acara keempat ini memang beda dengan acara di tiga tahun sebelumnya selalu diadakan di Kebun Raya, kali ini di Gedung Kesenian Kemuning Gading. Hal ini untuk mengantisipasi hadirnya hujan dan ingin memberikan suasana piknik yang berbeda menjadi alternatif baru.

Selain dengan konsep tempat dan pendongeng yang berbeda, festival ini dimeriahkan oleh pertunjukan seni, bermain, bernyanyi dan menyediakan pojok U-lin. “Kami juga menghadirkan adik-adik dari kalangan yang mungkin kurang mampu, jadi pengunjung yang hadir dan membeli tiket, berarti telah berbagi dengan mereka,” kata Kak Bonci memungkas. (RF)