Hal inilah yang menjadi alasan kenaikan biaya Jakarta-Secambec akibat integrasi sistem

Jakarta, KOMPAS.com – Tingkat jalan raya Jakarta-Cikampek (Japek) akan digabungkan dengan Jembatan Japek II (terangkat).

Tarif baru jalan raya Ini diatur untuk berlaku sebelum 12 Desember 2020, atau setahun sebelum Tol Japek II (Elevated) akan beroperasi.

Dengan sistem integrasi ini, Tarif biaya Kenaikan Jakarta-Sikampek sebesar Rp5.000 untuk kendaraan Kelas A dengan jarak terjauh dari Rp15.000 menjadi Rp20.000.

Baca juga: Tarif terintegrasi tarif Jakarta-Sikampek dinaikkan Rp 5.000

Kepala PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Direktur Subakti Syukur, dalam jumpa pers virtual, Rabu (11/11/2020), “Jadi jarak terjauh tarifnya 20.000 rupee.”

Jika beroperasi secara terintegrasi, tarif rata-rata per kilometer hanya Rp 276 untuk kategori pertama dan pengguna hanya perlu melakukan satu kali transaksi.

Berbeda jika diberlakukan operasi tarif terpisah antara Jalan Tol Japek dan Flyover Japek II (Elevated).

Jika diterapkan tarif tersendiri, pengguna jalan perlu melakukan dua transaksi, yakni Jalan Tol Japek dan Jalan Layang Japek II (Layang).

Spekti mengatakan integrasi sistem tarif juga akan mengurangi titik-titik transaksi hanya dengan satu kali pembayaran untuk memperlancar distribusi lalu lintas (trafik).

Danang Parixit, Kepala Badan Pengatur Lalu Lintas Jalan (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), menambahkan setiap kenaikan Tarif tol Apa yang dilakukan pemerintah memperhatikan dua aspek yaitu aspek iklim investasi Dan unduh Umum.

Menteri (Basuki Hadimulijono) juga menyebutkan dua hal itu harus selalu diutamakan, ‚ÄĚkata Danang dalam jumpa pers virtual, Rabu (11/11/2020).

Ikuti Danang, Kenaikan tarif biaya Japek juga sudah melakukan sosialisasi agar masyarakat bisa melakukan hal itu Memodifikasi (Menyesuaikan sendiri).

Tentu saja, besaran kenaikan tarif berjalan seiring Peningkatan layanan Dari jalan raya.

READ  Setelah Pengusaha keturunan Eka membeli saham BSDE, kini giliran Direksi yang membeli BSDE.

Baca juga: Perhatikan detail tarif integrasi tol Jakarta-Secambeek

Hal itu dibuktikan dengan berkurangnya dua ruas jalan tol tersebut Kemacetan, kemacetan, atau kemacetan Dengan peningkatan efisiensi Umum.

Seperti kajian yang dilakukan oleh BPJT, Direktorat Jenderal Bina Marga (Ditjen) Departemen PUPRSerta PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Padahal, kata Danang, pihaknya sudah berkonsultasi dengan banyak tokoh opini di masyarakat soal itu Kenaikan tarif biaya Itu.

“Oleh karena itu, kami tetap memperhatikan daya beli masyarakat. Di sisi lain, kami memberikan kepastian.” waktu perjalanan Dan kepastian Saatnya mencoba Komunitas yang sangat kami butuhkan pada saat pemulihan Kondisi perekonomian Saat ini (wabah Covid-19), “pungkas Danang.

Written By
More from Hamal Hamid

Situasi yang lebih sulit masih bersifat eksperimental

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Bensar Pandjaitan. (Sumber: KOMPAS.com/ANDRI DONNAL...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *