Indonesia Perkuat Kolaborasi Pembangunan Keamanan Kesehatan Global

Indonesia Perkuat Kolaborasi Pembangunan Keamanan Kesehatan Global

TEMPO.CO, Jakarta Memasuki tahun kedua pelaksanaannya, Global Health Security Program (GHSP) yang dimulai pada Juni 2021, didanai oleh United States Agency for International Development (KAMU BILANG), mengadakan Komite Pengarah Proyek pertamanya. Pertemuan tersebut mempertemukan pejabat tingkat senior dari kementerian terkait dan badan pemerintah lainnya bersama dengan mitra pembangunan internasional untuk memperkuat kolaborasi multi-sektor untuk pengembangan kebijakan sektor kesehatan.

Dr Kasdi Subagyono, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian, dalam sambutan pembukaannya menyatakan bahwa “dunia perlu lebih siap menghadapi penyakit menular baru dan yang muncul kembali dengan mempromosikan satu pendekatan kesehatan, yang memprioritaskan kolaborasi antara manusia, hewan dan bidang kesehatan lingkungan.”

Lebih lanjut ia menambahkan bahwa semangat kolaborasi adalah inti dari Presidensi G20 Indonesia 2022, yang juga bertujuan untuk fokus pada pemulihan global pascapandemi yang lebih kuat.

Sementara itu, bertindak sebagai Co-chair of the Steering Committee, Rajendra Aryal, Perwakilan FAO di Indonesia dan Timor Leste, menegaskan kembali sentralitas arsitektur kesehatan global dalam agenda G20.

“FAO telah bekerja sangat erat dengan Pemerintah Indonesia dan selalu siap memberikan dukungan teknis yang diperlukan untuk pendekatan One Health,” tegas Aryal.

Selama 16 tahun terakhir, FAO melalui Emergency Center for Transboundary Animal Diseases (ECTAD) telah bermitra dengan pemerintah Indonesia untuk memperkuat kapasitas kesehatan hewan lokal, memberikan pelatihan dan bantuan teknis tentang surveilans penyakit, diagnosa laboratorium, wabah, kesiapsiagaan dan respon , dan pengendalian Antimicrobial Resistance (AMR) menggunakan pendekatan ‘One Health’.

“Kami berharap proyek ini dapat semakin mempererat kerja sama antara kementerian strategis terkait dan badan pemerintah serta mencapai tujuan bersama kita baik secara nasional maupun internasional,” kata Dr Nasrullah, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian. Dalam memimpin pertemuan tersebut, ia mengundang para pejabat senior untuk secara kolaboratif mendukung proyek setiap hari untuk membangun sistem kesehatan dan pertanian pangan yang tangguh bagi masyarakat.

READ  Bestes Toter Winkel Spiegel Getestet und qualifiziert

Proyek GHSP akan berjalan hingga 2024 dan berfokus pada bantuan teknis di empat bidang utama: a) kolaborasi multi-sektor dan pengembangan kebijakan; b) Surveilans, laboratorium, dan manajemen risiko; c) Kesiapsiagaan dan respons penyakit dengan fokus One Health, dan d) Kesehatan unggas nasional dan pengendalian resistensi antimikroba.

Sementara itu sebagian besar akan dilakukan oleh FAO dan Kementerian Pertanian, proyek ini juga akan mendapatkan bimbingan teknis dari kementerian terkait dan badan pemerintah lainnya, seperti Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Lingkungan Hidup. dan Kehutanan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Membaca: Indonesia Memulai Proyek Global Baru untuk Mengantisipasi Pandemi di Masa Depan

FAO

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

MEDIABOGOR.COM AMAZON, DAS AMAZON-LOGO, AMAZONSUPPLY UND DAS AMAZONSUPPLY-LOGO SIND MARKEN VON AMAZON.COM, INC. ODER SEINE MITGLIEDER. Als AMAZON ASSOCIATE VERDIENEN WIR VERBUNDENE KOMMISSIONEN FÜR FÖRDERBARE KÄUFE. DANKE, AMAZON, DASS SIE UNS UNTERSTÜTZT HABEN, UNSERE WEBSITE-GEBÜHREN ZU ZAHLEN! ALLE PRODUKTBILDER SIND EIGENTUM VON AMAZON.COM UND SEINEN VERKÄUFERN.
Media Bogor