Inovasi keuangan, mitigasi risiko harus berjalan bersama: BI

Inovasi keuangan, mitigasi risiko harus berjalan bersama: BI

Studi CGAP pada tahun 2021 mengidentifikasi risiko baru yang paling menonjol, seperti penyalahgunaan dan penipuan data, terutama bagi konsumen layanan keuangan digital baru dan rentan.

Jakarta (ANTARA) – Inovasi dalam mendorong inklusi keuangan digital perlu diimbangi dengan mitigasi risiko yang timbul dari aktivitas digital di sektor keuangan, kata Deputi Gubernur Bank Indonesia Doni P. Joewono.

Ketika digitalisasi sektor keuangan terus berkembang, risiko baru akan muncul, yang memerlukan mitigasi segera, katanya dalam ‘Seminar Internasional tentang Inklusi Keuangan Digital’ pada hari Rabu.

“Studi CGAP pada tahun 2021 mengidentifikasi risiko baru yang paling menonjol, seperti penyalahgunaan data dan penipuan, terutama bagi konsumen layanan keuangan digital baru dan rentan,” ujarnya.

Berita Terkait: 13,6 juta merchant menggunakan QRIS pada tahun 2021: BI

Risiko baru juga terdiri dari penipuan aplikasi seluler, penipuan identitas sintetis, pelanggaran identitas biometrik, dan bias algoritmik, katanya.

Sementara itu, risiko lain yang lebih tua, seperti pelanggaran data, penipuan pertukaran SIM, praktik pemasaran dan penagihan utang yang agresif, resolusi konflik yang tidak efektif, dan risiko alokasi, telah diperparah, kata Joewono.

“Penting untuk mencapai keseimbangan antara inovasi dalam mendorong inklusi keuangan digital dengan menyadari, menilai, dan menangani risiko yang muncul,” ujarnya.

Inklusi keuangan digital merupakan salah satu prioritas utama Presidensi G20 Indonesia pada tahun 2022, yang diharapkan dapat menghasilkan Kerangka Inklusi Keuangan, katanya.

Dengan ini, diharapkan digitalisasi di sektor keuangan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas dan ekonomi perempuan, pemuda, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) secara berkelanjutan dan inklusif, katanya.

Berita Terkait: BPS catat inflasi 0,56 persen di Januari 2022

READ  Erupsi Semeru: BMKG pasang dasbor cuaca untuk dukung mitigasi

“Kerangka kerja ini akan didukung oleh beberapa laporan tentang inklusi keuangan digital dan sektor keuangan UMK (usaha mikro dan kecil), yang sejalan dengan Rencana Aksi Inklusi Keuangan G20,” katanya.

Dalam seminar tersebut, Joewono juga menginformasikan bahwa 13,6 juta merchant telah menggunakan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) BI hingga akhir Desember 2021.

Berita Terkait: Sektor ekonomi menunjukkan pertumbuhan pada kuartal pertama: menteri

Berita Terkait: Inflasi naik didukung konsumsi yang kuat: Kementerian Keuangan

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

MEDIABOGOR.COM AMAZON, DAS AMAZON-LOGO, AMAZONSUPPLY UND DAS AMAZONSUPPLY-LOGO SIND MARKEN VON AMAZON.COM, INC. ODER SEINE MITGLIEDER. Als AMAZON ASSOCIATE VERDIENEN WIR VERBUNDENE KOMMISSIONEN FÜR FÖRDERBARE KÄUFE. DANKE, AMAZON, DASS SIE UNS UNTERSTÜTZT HABEN, UNSERE WEBSITE-GEBÜHREN ZU ZAHLEN! ALLE PRODUKTBILDER SIND EIGENTUM VON AMAZON.COM UND SEINEN VERKÄUFERN.
Media Bogor