mediabogor.com, Bogor – Jajaran Polresta Bogor Kota bersama Dinas Perhubungan dan TNI, menggelar Operasi Patuh Lodaya yang akan berlangsung selama 14 hari dari mulai tanggal 9–22 Mei 2017 mendatang.

Wakasatlantas Polres Bogor Kota, AKP Selfia Sukma Rosa mengatakan, bahwa operasi ini pun berkaitan pula dalam menyambut bulan Suci Ramadhan, serta menindak pelanggaran lalu lintas di seluruh wilayah hukum Polresta Bogor Kota.

“Setidaknya melibatkan 300 sampai 500 personil gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI dan Pemerintah Kota Bogor. Ia menegaskan akan menegakan hukum terhadap seluruh pelanggar lalu lintas, Penindakan yang dimaksud adalah seluruh pelanggaran lalu lintas baik itu tidak membawa kelengkapan surat kendaraan, tidak pakai sabut pengaman, tidak pakai helm, melawan arus, melebihi muatan dan lainnya. ,” ujarnya kepada awak media, Selasa (9/5).

Silfia mengemukakan, sejauh ini hasil operasi menunjukkan, para pelanggar lalu lintas didominasi oleh kendaraan roda dua, dikarenakan tidak membawa kelengkapan surat kendaraan dan tidak pakai helm.

“Untuk jumlah sendiri masih dalam pendataan personil. Yang jelas hari pertama pelanggar lalu lintas didominasi oleh sepeda motor,” pungkas Silfia.

Sementara pantauan​ di lapangan, Operasi Patuh Lodaya 2017, selain dilaksanakan di bilangan Jalan Veteran, di hari dan waktu bersamaan​ juga dilaksanakan di Jalan Raya Tajur, Bogor Timur, Kota Bogor. (AW)