Jumlah orang yang dievakuasi akibat banjir menurun, dan 10 orang meninggal dunia

Jakarta, Indonesia

Banjir terus melanda banyak bagian Malaysia meskipun jumlah orang yang dievakuasi dari sekitar 45.000 minggu lalu menjadi 32.000 pada hari Senin.

Menurut pihak berwenang, sejauh ini sedikitnya 10 orang telah tewas akibat banjir.

Badan penanggulangan bencana mengatakan lebih banyak pengungsi yang diizinkan kembali ke rumah mereka karena banjir di beberapa daerah yang terkena dampak, termasuk negara bagian Kelantan, Terengganu, Pahang dan Perak, menunjukkan tanda-tanda perbaikan.

Namun jumlah pengungsi di Johor meningkat akibat hujan lebat semalam. Jumlah pengungsi di negara bagian itu meningkat pada Senin pagi menjadi 3.025 orang dibandingkan dengan 1741 pada Minggu malam.

Di sisi lain, jumlah pengungsi yang dievakuasi di Kelantan menurun menjadi 1.704 orang dibanding Minggu malam 2.118 orang.

Pahang tetap menjadi negara bagian yang paling parah terkena dampak, dengan 23.000 orang dievakuasi.

Perdana Menteri Muhyiddin Yassin meminta pemerintah federal dan pemerintah negara bagian untuk bekerja sama memastikan perawatan para korban banjir sehingga tidak terbatas pada penyediaan kebutuhan sehari-hari selama mereka berada di pusat-pusat pertolongan.

* Ditulis oleh Maria Elisa Hospita dari Layanan Bahasa Indonesia untuk Anadolu Agency di Jakarta.


Situs web Anadolu Agency hanya memuat sebagian dari berita yang dikirimkan kepada pelanggan AA News Broadcasting System (HAS), secara ringkas. Silakan hubungi kami untuk opsi berlangganan.

READ  Jerman membuka suaranya atas tuduhan pelecehan terhadap Raja Thailand

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *