Jupiter dan Saturnus akan menempuh jarak terdekat

Jupiter dan Saturnus akan menempuh jarak terdekat

Kedua planet itu akan tampak lebih dekat satu sama lain daripada di zaman Galileo

REPUBLIKA.CO.ID, CAPE CANAVERAL – Jupiter dan Saturnus akan bergabung dengan langit malam pada Senin (21/12). Keberadaan kedua planet ini akan tampak lebih dekat satu sama lain dibandingkan sejak zaman Galileo pada abad ke-17.

Para astronom mengatakan bahwa konjugasi antara dua planet terbesar di tata surya sebenarnya tidak jarang. Jupiter melewati tetangganya Saturnus dalam lingkarannya sendiri mengelilingi matahari setiap 20 tahun.

“Yang paling langka adalah hubungan dekat yang terjadi di langit malam kita,” kata David Weintraub, profesor astronomi di Universitas Vanderbilt.

Acara kali ini akan sangat dekat. Jupiter dan Saturnus hanya berjarak sepersepuluh derajat dari sudut pandang Bumi, atau sekitar seperlima dari lebar bulan purnama. Mereka akan mudah terlihat di seluruh dunia setelah matahari terbenam, jika cuaca memungkinkan.

Titik balik matahari musim dingin di belahan bumi utara dan titik balik matahari musim panas di belahan bumi selatan menjanjikan untuk menjadi salah satu koneksi terbesar.

“Saya pikir adil untuk mengatakan bahwa peristiwa seperti ini biasanya hanya terjadi sekali dalam hidup seseorang,” kata Weintraub. “Saya pikir” sekali seumur hidup “adalah ujian yang sangat bagus untuk melihat apakah sesuatu pantas diklasifikasikan sebagai langka atau istimewa.

Peristiwa ini akan menjadi pasangan terdekat Yupiter ke Saturnus sejak Juli 1623, saat kedua planet tampak lebih dekat. Namun, tautan ini hampir tidak mungkin dilihat karena kedekatannya dengan matahari.

Pertemuan kedua planet itu lebih dekat dan lebih jelas pada Maret 1226, tahun Jenghis Khan menginvasi Asia. Pertunangan besok akan menjadi pasangan terdekat untuk dilihat sejak saat itu.

READ  Indonesia memulai pencarian kehidupan di luar bumi dengan anggaran sebesar Rs 340 miliar

Saturnus dan Jupiter telah bergerak semakin dekat di langit barat daya selama berminggu-minggu. Jupiter akan tampak lebih cerah dari biasanya.

“Saya senang melihat mereka semakin dekat satu sama lain dan fakta bahwa saya dapat melihat mereka dengan mata telanjang dari balkon belakang!” Kata astronom Virginia Tech Nahum Araff.

Untuk menyaksikan peristiwa langka tersebut, bersiaplah tepat setelah matahari terbenam di hari Senin dengan melihat ke arah barat daya yang relatif rendah di ufuk. Saturnus akan menjadi titik yang lebih kecil dan redup di kanan atas Jupiter. Teleskop dibutuhkan untuk memisahkan kedua planet tersebut.

Terlepas dari pemandangannya, Jupiter dan Saturnus akan berada lebih dari 730 juta kilometer jauhnya. Sedangkan Bumi akan berada 890 juta kilometer dari Jupiter.

Teleskop tidak hanya akan menangkap Jupiter dan Saturnus dalam bidang pandang yang sama, tetapi juga akan menangkap beberapa bulan paling terang. Pasangan terdekat berikutnya akan berlangsung pada 15 Maret 2080.

Pengukur: AP

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

MEDIABOGOR.COM AMAZON, DAS AMAZON-LOGO, AMAZONSUPPLY UND DAS AMAZONSUPPLY-LOGO SIND MARKEN VON AMAZON.COM, INC. ODER SEINE MITGLIEDER. Als AMAZON ASSOCIATE VERDIENEN WIR VERBUNDENE KOMMISSIONEN FÜR FÖRDERBARE KÄUFE. DANKE, AMAZON, DASS SIE UNS UNTERSTÜTZT HABEN, UNSERE WEBSITE-GEBÜHREN ZU ZAHLEN! ALLE PRODUKTBILDER SIND EIGENTUM VON AMAZON.COM UND SEINEN VERKÄUFERN.
Media Bogor