Kargo minyak sawit yang ditangkap dipesan sebelum larangan ekspor, kata RCL

Kargo minyak sawit yang ditangkap dipesan sebelum larangan ekspor, kata RCL

Pencari Kapal Kredit Mathu Bhum.

Regional Container Lines (RCL) mengatakan kontainer yang membawa minyak sawit di kapalnya Mathu Bhum dibukukan sebelum Indonesia menangguhkan ekspor minyak sawit pada bulan April.

Operator kapal Thailand mengatakan sedang bekerja dengan pihak berwenang untuk mendapatkan 1.248 teu Mathu Bhum dirilis secepat mungkin.

kapal, disita oleh angkatan laut Indonesia pada 4 Mei setelah 34 peti kemas berukuran 20 kaki ditemukan mengandung minyak kelapa sawit, tetap ditahan di lepas pelabuhan Belawan.

RCL mengatakan: “Tidak ada kontainer dari RCL dalam daftar 34 kontainer 20 kaki. Namun, semuanya disetujui pabean untuk ekspor pada 25 dan 26 April, sebelum tanggal larangan 28 April.”

situs berita indonesia Detik mengutip pengacara RCL Landen Marbun yang mengatakan perusahaan tidak mengetahui isi dari 34 kontainer yang dimaksud, RCL hanya sebagai pengangkut.

Dia berkata: “Kami memprotes penahanan para Mathu Bhum mengirimkan. Klien kami hanya penyedia layanan, tidak terlibat dalam hal apa pun.”

Pak Marbun berkata Mathu Bhum juga membawa 402 peti kemas lain yang perlu diangkut di Malaysia dan Singapura ke tempat lain di Asia, Eropa, dan AS. Kapal dalam layanan RTB2 RCL, menelepon di Bangkok, Singapura, Port Klang, Belawan dan Port Klang.

READ  Bestes Rfid Geldbeutel Herren Getestet und qualifiziert

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

MEDIABOGOR.COM AMAZON, DAS AMAZON-LOGO, AMAZONSUPPLY UND DAS AMAZONSUPPLY-LOGO SIND MARKEN VON AMAZON.COM, INC. ODER SEINE MITGLIEDER. Als AMAZON ASSOCIATE VERDIENEN WIR VERBUNDENE KOMMISSIONEN FÜR FÖRDERBARE KÄUFE. DANKE, AMAZON, DASS SIE UNS UNTERSTÜTZT HABEN, UNSERE WEBSITE-GEBÜHREN ZU ZAHLEN! ALLE PRODUKTBILDER SIND EIGENTUM VON AMAZON.COM UND SEINEN VERKÄUFERN.
Media Bogor