Kasus Holywings menunjukkan daya tarik politik konservatisme tetap ada – Sabtu, 2 Juli 2022

Kasus Holywings menunjukkan daya tarik politik konservatisme tetap ada – Sabtu, 2 Juli 2022

Rendy Pahrun Wadipalapa (The Jakarta Post)

PREMIUM

Leeds, Inggris Raya ●
Sabtu, 2 Juli 2022

Konservatisme telah menjadi tema yang berulang dalam wacana publik Indonesia. Beberapa hari lalu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencabut izin usaha 12 gerai Holywings menyusul kontroversi “Muhammad-Maria”.

Keputusan ini bukanlah kejutan politik. Dalam beberapa tahun terakhir, ada peningkatan seruan konservatisme melalui simbol-simbol agama, khususnya Islam, yang terus-menerus dipertahankan untuk menarik komunitas Muslim sebagai bagian terbesar dari pemilih potensial dalam setiap pemilihan.

Dalam hal ini, kita harus melihat tindakan Gubernur Anies tidak hanya sebagai tanda respon negara yang terlambat, tetapi juga tren yang mengkhawatirkan di tengah maraknya politik konservatif di jantung bangsa. Lebih mengkhawatirkan lagi, isu pencabutan izin usaha telah digabungkan dengan misi agama dan perang suci melawan bisnis setan.

untuk Membaca Cerita Lengkap

BERLANGGANAN SEKARANG

Mulai dari Rp 55.500/bulan

  • Akses tak terbatas ke konten web dan aplikasi kami
  • e-Post surat kabar digital harian
  • Tidak ada iklan, tidak ada interupsi
  • Akses istimewa ke acara dan program kami
  • Berlangganan buletin kami

Atau biarkan Google mengelola langganan Anda

READ  Pemerintah Lewati UU Penunjukan Pj Gubernur Aceh: Pakar - Politik

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

MEDIABOGOR.COM AMAZON, DAS AMAZON-LOGO, AMAZONSUPPLY UND DAS AMAZONSUPPLY-LOGO SIND MARKEN VON AMAZON.COM, INC. ODER SEINE MITGLIEDER. Als AMAZON ASSOCIATE VERDIENEN WIR VERBUNDENE KOMMISSIONEN FÜR FÖRDERBARE KÄUFE. DANKE, AMAZON, DASS SIE UNS UNTERSTÜTZT HABEN, UNSERE WEBSITE-GEBÜHREN ZU ZAHLEN! ALLE PRODUKTBILDER SIND EIGENTUM VON AMAZON.COM UND SEINEN VERKÄUFERN.
Media Bogor