Kecelakaan maut minta lampu lalu lintas dicabut – Jakarta

Kecelakaan maut minta lampu lalu lintas dicabut – Jakarta

Yvette Tanamal (The Jakarta Post)

Jakarta ●
Kam, 21 Juli 2022

2022-07-21
06:05

9b2637a3489a38c7ec72f7de4f025e82
1
Jakarta
kecelakaan lalu lintas,Cibubur,Bekasi,keselamatan jalan,pembangunan kota,kematian,TransYogi
Gratis

Sebuah petisi online Pembongkaran lampu lalu lintas di simpang Cibubur sejauh ini telah mengumpulkan lebih dari 30.000 tanda tangan menyusul kecelakaan maut yang melibatkan truk Pertamina, Senin.

Kecelakaan itu terjadi saat truk mengalami rem blong di jalan menurun yang dikenal masyarakat setempat sebagai Transyogi, menabrak dua mobil dan 10 sepeda motor yang sedang menunggu di lampu lalu lintas dimaksud.

Itu Ubah.org Petisi yang dimulai oleh seorang pengguna bernama Umi N ini bertujuan untuk mengumpulkan 50.000 tanda tangan. Tidak ada batas waktu yang ditetapkan untuk banding.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan 10 orang tewas dan lima luka berat. Tim analisis kecelakaan Korps Lalu Lintas Polda Metro Jaya masih menyelidiki insiden itu, komisaris polisi Latif Uman kepada wartawan di hari Rabu.

Video kecelakaan itu dengan cepat beredar di internet, diikuti oleh serentetan kritik dari netizen yang terkejut yang menyerukan modifikasi lalu lintas yang akan menghilangkan lampu lalu lintas. Banyak yang mengetahui lokasi kecelakaan mengatakan bahwa lampu lalu lintas di ujung jalan yang curam bermasalah dan genting.

Lampu lalu lintas telah dipasang baru-baru ini, kabarnya untuk mengakomodasi proyek pengembangan Grup Ciputra, yang menampilkan kompleks perumahan baru di seberang kawasan pusat bisnis CitraGrand di Bekasi, Jawa Barat.

Baca juga: 3.250 meninggal dalam kecelakaan lalu lintas di Jawa Barat pada tahun 2019

“[This was done] Meskipun kontur jalan yang miring ke bawah baik dari arah Jakarta maupun Cileungsi. Seperti yang diduga, lampu lalu lintas telah menyebabkan konsekuensi, ”tulis petisi itu.

READ  Bestes Lutz Mauder Lunchbox Getestet und qualifiziert

“Apakah keselamatan pengguna jalan diabaikan demi proyek pembangunan?”

Direktur Ciputra Group Harun Hajadi mengatakan Kompas.com bahwa dia akan segera berdiskusi dengan Dinas Perhubungan Bekasi tentang pencopotan lampu lalu lintas, menekankan bahwa perusahaan pengembang “sangat prihatin” tentang kecelakaan maut itu. Dia juga mencatat bahwa dia tidak menyadari kapan lampu lalu lintas dipasang di tempat pertama.

Harun kemudian mengingatkan media bahwa rem blong juga menjadi faktor penyebab utama tragedi tersebut.

“Harus diketahui bahwa truk itu remnya rusak, sementara lalu lintas macet. Saya serahkan masalah ini kepada Pemkot Bekasi dan fasilitas resminya,” ujarnya.

“Apa pun [the municipal government] memutuskan, kami pasti akan menurut dan memberikan saran kami.”

Polisi telah menangkap dua pengemudi truk yang selamat dari kecelakaan itu karena melanggar undang-undang lalu lintas, meskipun mereka masih ditahan sebagai saksi. Pertamina juga telah mengumumkan bahwa mereka berkomitmen untuk “bertanggung jawab penuh” atas kecelakaan maut tersebut.


We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

MEDIABOGOR.COM AMAZON, DAS AMAZON-LOGO, AMAZONSUPPLY UND DAS AMAZONSUPPLY-LOGO SIND MARKEN VON AMAZON.COM, INC. ODER SEINE MITGLIEDER. Als AMAZON ASSOCIATE VERDIENEN WIR VERBUNDENE KOMMISSIONEN FÜR FÖRDERBARE KÄUFE. DANKE, AMAZON, DASS SIE UNS UNTERSTÜTZT HABEN, UNSERE WEBSITE-GEBÜHREN ZU ZAHLEN! ALLE PRODUKTBILDER SIND EIGENTUM VON AMAZON.COM UND SEINEN VERKÄUFERN.
Media Bogor