Kedai Tjangkir Kodja Usung Konsep Warteg Ala Restoran

mediabogor.com, Bogor – Coba tampil beda, Kedai Tjangkir Kodja tawarkan suasana menarik bagi para pecinta kuliner dengan mengusung konsep warteg ala restoran. Phico sang owner memutuskan konsep usahanya tersebut beralih menjadi konsep yang lebih dapat diterima oleh semua kalangan masyarakat.

“Dulu resto ini, punya menu western, tapi saat ini, saya mencoba untuk mengubah total konsep dengan nuansa dan menu masakan ala nusantara, lebih tepatnya ke masakan khas Sunda, karena kita berdiri di Kota Bogor,” ucap Phico Tarigan saat ditemui di Kedai Tjangkir Kodja yang berlokas di Jl. Sholeh Iskandar No.1, Keluraha Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sereal, Kota Bogor, Senin (15/4/19).

Selain harga yang sangat terjangkau, sambungnya, konsep di kedai ini sangatlah berbeda. Ornamen yang dipajang memiliki arti tersendiri.

“Bisa dilihat saat mulai memasuki tempat kami ini, disambut dengan gambar pewanyang di dinding dan pernak-pernik lainnya. Itu memiliki filosofi sendiri,” jelasnya.

Untuk nama Tjangkir Kodja itu sendiri, Phico mengaku mengambil dari moto hidupnya. “Tjangkir yang artinya saya suka dengan filosofi cangkir yang selalu pas takarannya tidak lebih dan tidak kurang. Untuk Kodja itu sambungan dari kata Jawa dan Sumatra, tempat di mana saya berasal,” terangnya.

Selain menu yang tentunya sangat berbeda dan menggugah selera para pecinta kuliner, ada jengkol kuruhun, pesmol ngabibita, oncom careuleuk, sayur asam mitoha, gepuk ngahuleng, pepes endeur ka letah dan masih banyak menu lainnya. “Kita juga akan manjakan pengunjung dengan fasilitas ruangan meeting room, indor dan outdor yang mampu menampung ratusan orang,” katanya.

Phico menambahkan, dengan penambahan fasilitas di hadirkan juga live musik, free WiFi, dan yang lebih penting ada promo paket bingah dengan di bandrol seharga Rp17.000, paket kenangan Rp20.000 serta paket kadedeuh hanya Rp 25.000. Gratis sambal dan lalapan.

“Selain makanan kita juga punya minuman andalan seperti dream kopi vietnam hot dan ice yang sering paling laris di pesan melalui Go-Food dan Grab-Food,” ungkapnya. (Nick)