KPUD Ajak Serta PWI Kota Bogor Adakan Sosialisai Pemilihan Kepala Daerah Kepada Insan Pers

MediaBogor.com, Bogor- Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Bogor bekerja sama dengan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI) Kota Bogor menyelenggarakan sosialisasi Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2018 dengan mengusung tema “Media Sebagai Pelindung Persatuan Bangsa” bertempat di salah satu Hotel dikawasan Jalan Pajajaran, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Senin (11/6/18).

Selain di hadiri oleh beberapa awak media dari cetak, electronik maupun online itu sendiri, pemahaman kegiatan sosialisasi tersebut tertuju kepada bahasan pemilihan kepala daerah 2018, dihadirkan sebagai pemateri utama, ketua KPUD kota Bogor, Undang Suryatna, David Rizar Nugroho dan Heri Setiawan.

Dalam sambutannya, Plt PWI Kota Bogor, Arihta Soerbakti mengatakan media berperan penting dalam proses demokrasi terutama dalam pemilihan kepala daerah 2018 ini.

“Serta media sendiri memiliki penting dalam mendorong pasangan calon untuk menjadi sebagai pemimpin. Jangan sampai media memberikan berita atau informasi yang belum tentu benar atau berita hoax. Namun media harus menjadi pengaman dari berita hoax,” ucapnya.

Dengan demikian, menurut Arihta media bisa lebih memahami dan lebih mengetahui koridor – koridor yang harus di jalankan sebagai profesi jurnalistik.

“Media pun harus jauh lebih profesional dalam menjalankan tugasnya. Jangan sampai media menjadi provokator agar politik itu tidak sehat,” jelasnya.

Sementara, Ketua KPUD Kota Bogor, Undang Suryatna menambahkan dalam kegiatan Pilkada ini media sangan berperan dalam menginformasikan kegiatan – kegiatan tahapan pemilihan maupun kegiatan – kegiatan pasangan calon.

“Mulai tanggal 10 – 23 adalah masa kampanye pasangan calon di media massa berupa pemasangan iklan para pasangan calon,” papar Undang

Untuk iklan kampanye di media massa, lanjut Undang di biayai dan di fasilitasi oleh KPU sehingga pasangan calon dilarang memasang iklan iklan kampanye

“Terkait dengan media itu ada iklan ada pemberitaan, kalau iklan kampanye penyampaian pesan kampanye melalui media cetak dan electronik berbentuk tulisan, gambar, animasi atau promosi yang di maksudkan memperkenalkan pasangan calon atau meyakinkan pemilih untuk memberi dukungan kepada pasangan calon. Sedangkan kalau pemberitaan adalah penyampain berita atau informasi yang di lakukan oleh media massa baik itu bentuk tulisan, gambar atau video mengenai oasangan calaon maupun kegiatan pasangan calon,” pungkasnya.