Lapangan Sempur Tetap Bersih dan Baik Usai Acara Akbar

mediabogor.com, Bogor – Meski dipadati ribuan warga saat kegiatan doa bersama pada malam pergantian tahun, Senin (31/12/18) malam, lapangan Sempur tetap terlihat bersih tanpa ada sampah yang berserakan. Hal itu, berkat kesigapan petugas dibantu para santri dari berbagai pondok pesantren di Bogor yang ikut membantu memungut sampah.

Salah seorang santri dari Pondok Pesantren Tarbiyatul Huda Pasir Muncang, Kabupaten Bogor, Fikri Khaerudin (18) mengatakan, Annadhofatu minal iman, kebersihan itu sebagian dari iman.

“Jadi, kita spontan saja bantu petugas membersihkan sampah. Karena niat kita di awal itu doa bersama. Datang dalam keadaan bersih, pulang juga harus bersih lagi,” ungkapnya.

Walikota Bogor Bima Arya, mengapresiasi aksi para santri yang tanpa dikomando langsung ikut membersihkan lokasi kegiatan.

“Saya berterimakasih kepada santri sudah mau punguti sampah membantu petugas. Dalam hitungan menit, Lapangan Sempur kembali bersih. Ini sangat luar biasa dan hal yang sangat inspiratif,” ucap Bima Arya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pertamanan Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Bogor, Agus Gunawan menyatakan, usai Lapangan sempur dipakai kegiatan doa bersama tidak terjadi kerusakan, baik untuk kondisi rumput lapangan utama, jogging track maupun fasilitas pendukung lainnya.

“Alhamdulillah Lapangan Sempur kondisinya masih bagus. Warga tertib. Rumput tidak rusak. Dan yang lebih bangga adalah sampah-sampah tidak berserakan. Tadi dikumpulkan ada lebih dari 300 kg sampah, kemudian sampah tersebut diangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup,” pungkasnya.

Suasana doa bersama berlangsung khidmat karena diisi beragam aktivitas, mulai dari sima’an khotmil Al-Quran 30 juz dan ratib haddad, haflah tilawah Al-Quran, marhaban, hadroh, hingga tausiyah dari tokoh agama, seperti dari KH Mustofa Bin Nuh (Ketua MUI Kota Bogor), Mama Ajengan Yasir (Bakom), Habib Hasan Bin Abdul Qadir Al Attas (Empang), Habib Noval Bin Kamal Alaydrus (Semplak) dan Habib Hasan Shahab (Pancasan).

Acara yang dimulai sejak jam 20.00 WIB, Senin malam, itu merupakan bentuk simpati dan dukungan bagi korban bencana, baik di Kota Bogor maupun di Indonesia. Puncaknya, warga Bogor melakukan doa bersama tepat di saat pergantian tahun dari 2018 ke 2019 yang dipimpin oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor KH Mustofa Bin Nuh. Kegiatan pun usai pada jam 00.15 WIB, Selasa dini hari. (Nick)