Lebih Dekat Dengan Komunitas Pecinta Hewan di Kota Bogor

mediabogor.com, Bogor – Di Kota Bogor terdapat berbagai macam komunitas yang dibentuk karena hobi yang sama. Masing-masing komunitas sering berkumpul di tempat-tempat umum untuk bersosialisasi kepada masyarakat sekaligus sebagai ajang silaturahmi dan berbagi ilmu kepada sesama anggotanya.

Bagi kamu pecinta hewan dan pengen tahu komunitas hewan apa saja yang ada di Kota Bogor, Nih mediabogor.com kenalin tiga komunitas pecinta hewan di Kota Bogor yang kumpul setiap hari Minggu di Taman Heulang, Tanah Sareal.

1. Komunitas Pecinta Luwak (KPL)
Komunitas ini merupakan wadah bagi mereka yang gemar dengan Luwak atau Musang. Beberapa Luwak kerap di tampilkan kepada masyarakat mulai dari yang berukuran kecil hingga besar.
Tak jarang anak-anak tertarik untuk datang sekedar melihat sampai bermain bersama luwak luwak tersebut.

Komunitas yang sudah berusia 4 tahun tersebut memiliki anggota lebih dari 40 orang dengan berbagai jenis luwak yang dipelihara. Anggotanya sendiri dari semua kalangan dari anak-anak remaja hingga dewasa.

“Kita sudah berdiri 4 tahun lamanya, anggotanya lebih dari 40 orang, kalau mau gabung silahkan datang saja gak harus punya luwak yang penting adalah silaturahmi,” kata Putra salah satu anggota KPL Bogor.

2. Komunitas Iguana Bogor (KIBO)
Iguana menjadi binatang favorit untuk dipelihara selain mudah perawatannya juga binatang tersebut tidak terlalu merepotkan. Bermula dari keluarga yang gemar memelihara Iguana, Aboy mampu membentuk komunitas dari hobinya tersebut yang kini telah beranggotakan lebih dari 40 orang.

Aboy juga menambahkan beberapa Iguana dari komunitasnya terdiri dari berbagai macam jenis dari Columbian, El Savador hingga Peru dan berbagai warna Iguana yang unik, yang paling populer adalah Iguana berwarna Hijau dan Merah.

Komunitas yang berdiri tepat di tahun baru 2018 tersebut sangat welcome bagi para masyarakat yang tertarik belajar tentang Iguana walau belum sempat memilikinya.

3. Bogor Reptil Addicted (BORA)
Bagi sekian masyarakat hewan reptil kerap dianggap sebagai hewan yang berbahaya juga mematikan. Namun bagi Debra selaku Ketua BORA justru berbeda, ia justu ingin menghilangkan stigma negatif kepada masyarakat tentang hewan reptil dan kerap bersosialisasi kepada masyarakat tentang hewan reptil setiap hari Minggunya.

“Kita ingin memperkenalkan kepada masyarakat bahwa hewan reptil juga bersahabat, terkadang banyak masyarakat yang sedikit pengetahuannya terhadap reptil,” kata Debra.

Atas dasar tersebut Debra mendirikan BORA dan ingin memperkenalkan kepada masyarakat sekaligus bersosialisasi tentang hewan reptil agar kita bisa bijak bersikap terhadapnya.

Beberapa hewan reptil kerap ditampilkan dan di sosialisasikan seperti biawak, goke (cicak gurun) hingga ular python yang panjangnya 3 meter. BORA menunjukan betapa bersahabatnya hewan-hewan repril tersebut.

Masih banyak lagi komunitas pecinta hewan yang dapat ditemui, mereka mulai berkumpul sambil memperlihatkan hewan peliharaannya mulai pukul 8 pagi hingga siang hari. Tujuan utama komunitas-komunitas tersebut adalah sosialisasi dan silaturahmi, Anda juga dapat bertanya apapun terkait hewan-hewan tersebut sekaligus mengedukasi anak anak terhadap hewan juga dapat bergabung dengan mereka bila tertarik.

Mendingan kamu gabung aja ke dalam komunitas pecinta hewan kalau kamu merupakan orang yang sayang sama hewan. Di sana kamu bisa ketemu sama sesama pecinta hewan sekaligus bertukar informasi seputar hewan itu sendiri. (*/di)