Lebih Ngeri dari HIV, Penyakit Sarkoma Kaposi Jangkit Pelaku LBGT

mediabogor.com, Bogor – Ini patut dijadikan warning bagi seluruh masyarakat. Saat ini, penyakit berbahaya Sarkoma Kaposi yang diakibatkan oleh penyimpangan perilaku seksual sudah merambah ke Indonesia. Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, Dewi Inong Irana mengungkapkan penyakit tersebut ditemukan oleh kawannya yang juga seorang dokter di daerah Serang, Banten.

“Teman saya itu mendatangi saya dan menunjukkan foto anak tersebut. Nah saya kaget bahwa penyakit Sarkoma Kaposi ini ternyata sudah masuk ke Indonesia,” ujarnya, dilansir JawaPos.

Menurutnya, orang yang terkena penyakit Sakorma Kaposi terlebih dahulu terinfeksi virus HIV. Namun demikian, anak laki-laki yang ditemukan di Serang sangat berbeda. Dia diketahui telah terjangkit Sakorma Kaposi tersebut belum terdeteksi virus HIV. Dan sekarang anak tersebut sudah meninggal dunia.

“Sebenernya itu bukan penyakit baru. Itu dulu muncul pada penderita HIV yang tidak diobati. Anehnya sekarang muncul dikalangan gay. Jadi harusnya dulu begitu (yang terkena HIV terkena sarkoma kaposi juga) tapi sekarang enggak, tanpa HIV pun bisa,” jelasnya.

Penyakit SakormaKaposi pertama kali muncul di kalangan gay di AS, 30% muncul penyakit Sakorma Kaposi dikalangan HIV negatif. “Penyebabnya karena perilaku seks menyimpang yang dilakukan antara sesama laki-laki dan mereka menggunakan dubur untuk melakukannya. (*)

 

 

Artikel ini telah tayang di Sketsanews.com dengan judul Ngerii Gay Pembawa Penyakit Sarkoma Kaposi Sudah Masuk Indonesia