Lundock dari Duta Kuliner hingga “setetes” kontroversi Mleih Tung Tong

Jakarta

Addie Lundock mencuri perhatian. Rizwan Kamel sudah heboh diangkat menjadi Duta Kuliner Jawa Barat beberapa waktu lalu, dan kini kontroversi menghampiri dirinya saat tampil di acara TV. Adi Lundock menyampaikan lelucon slapstick yang menyebabkan jatuhnya Tung Tung Pria.

Nama Ade Londok mulai dikenal setelah review Odading Mang Oleh viral di media sosial. Ia kemudian diangkat sebagai Duta Promosi Kuliner Jawa Barat oleh Gubernur Jawa Barat Rizwan Kamil.

Sebelumnya, tidak ada hal buruk terkait dengan namanya. Meski kerap dibilang kejam di media sosial, tak pernah menjadi isu di kalangan netizen. Hingga akhirnya Adi Lundock muncul di televisi dan kecelakaan mengerikan baru-baru ini seakan mencoreng namanya.


Pada salah satu episode acara TV yang dihadiri Malih Tong Tong, Ade Londok memberikan lelucon slapstick yang sering ditonton penonton di televisi. Dia mengambil kursi yang akan ditempati Mleih sampai dia jatuh.

Foto: dok.YouTube/ist.

Ini kemudian menarik perhatian. Apalagi setelah Saleh buka suara soal kejadian di channel YouTube Diddy Corbusier. Melieh merasa lelucon Addie Lundock tidak lucu.

“Sebenarnya masalah dengan komedian sekarang ini mereka tidak sekolah. Tapi yang ingin saya katakan sekarang adalah mereka ingin menjadi lucu, tapi itu tidak lucu. Sulit. Jangan meniru mereka. (Buat orang tertawa dengan segala cara. Katanya.” Salih melalui saluran YouTube Diddy Corporation: “Itu tidak baik.”

Sekarang, Addie Lundock telah meminta maaf atas apa yang terjadi. Apalagi setelah masalah ini menjadi perhatian publik dan kemudian heboh.

READ  Distributor video seksi mirip artis Gisela Anastasia, PP telah ditangkap sebagai tersangka
Written By
More from Hakeem Sarah

Ratu Felicia resmi bercerai setelah 4 tahun menikah, sang mantan suami mengungkap alasannya

Jakarta – Masih ingat dengan artis Ratu Felicia? Baru-baru ini, ada kabar...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *